Berita

Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani, saat menyambangi kediaman Jusuf Kalla/RMOL

Politik

Puan Temui LBP hingga JK, Pengamat: Sangat Mungkin Golkar Pindah Haluan

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 16:51 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Golkar dinilai berpotensi pindah haluan untuk mendukung bakal calon presiden koalisi PDIP, Ganjar Pranowo, pada Pilpres 2024.

Potensi itu menguat setelah Ketua DPP PDIP Puan Maharani bertemu dengan Menko Marvest sekaligus senior Partai Golkar, Luhut Binsar Pandjaitan, hingga mantan Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla (JK).

“Sangat mungkin Golkar pindah haluan,” kata Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI), Adi Prayitno, kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (6/10).


Kendati begitu, lanjut pengamat politik jebolan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini, kemungkinan Golkar berpindah haluan ke Ganjar Pranowo tergantung keputusan para elite di partai berlambang beringin tersebut.

“Tergantung kesepakatan elite-elite Golkar ke depan seperti apa,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI, Puan Maharani, menggelar pertemuan dengan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, pada Senin (25/9).

Puan mengunggah foto pertemuan tersebut di akun Instagram pribadinya @puanmaharani. Dalam unggahannya, Puan menyinggung soal Pemilu 2024.

Teranyar, pada Rabu kemarin (4/10), Puan menyambangi kediaman Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla atau JK di kediamannya di Jalan Brawijaya, Jakarta Selatan.

Dalam lawatannya tersebut, putri Megawati itu mengaku menyerap banyak ilmu politik dari Jusuf Kalla, yang akan jadi masukan dalam menghadapi situasi politik ke depan.

“Tadi saya tanya terus terang, 'apa pandangan bapak tentang politik terkini?' Misalnya gitu. Beliau menyampaikan secara gamblang, panjang dan itu menjadi masukan buat saya yang masih harus banyak belajar di dunia perpolitikan ini,” ucap Puan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya