Berita

Representative Image/Net

Dunia

Tingkatkan Hubungan Perdagangan, Menlu China dan Afghanistan Bahas Pembukaan Koridor Wakhan

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 14:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dalam upaya meningkatkan hubungan perdagangan antara China dan Afghanistan, menteri luar negeri kedua negara melakukan pertemuan pada Kamis (5/10), untuk membahas pembukaan koridor strategis.

Pertemuan antara penjabat Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi dan Menteri Luar Negeri China Wang Yi diselenggarakan di sela-sela Forum Kerja Sama Internasional Trans-Himalaya ke-3 di Tibet.

Dalam pertemuan tersebut, kedua negara sepakat untuk meningkatkan hubungan perdagangan melalui Koridor Wakhan, yang merupakan sebidang tanah sempit yang dihuni 10.000 jiwa, di ujung timur laut provinsi Badakhshan Afghanistan, dan merupakan jalur strategis yang menghubungkan Afghanistan dengan Xinjiang, China, Pakistan, dan Tajikistan.


"Muttaqi dan Wang membahas upaya peningkatan hubungan bilateral dan rencana pembukaan Koridor Wakhan antara Beijing dan Kabul," kata Juru Bicara Taliban Zabihullah Mujahid dalam pernyataannya di platform X.

Mengutip Anadolu Agency, Jumat (6/10), jika China dan Afghanistan melakukan rencana tersebut, hal ini juga dapat membuka jalan bagi Pakistan untuk terhubung dengan republik-republik Asia Tengah seperti Kazakhstan, Kirgizstan, Uzbekistan, Tajikistan, dan Turkmenistan.

Rencana peningkatan hubungan perdagangan antara Kabul dan Beijing ini datang setelah bulan lalu China menjadi negara pertama yang mengirim duta besarnya, di antara negara lain yang enggan mengakui pemerintahan Taliban.

Pada September lalu, China mengirimkan surat kepercayaan atas penunjukkan duta besar tetapnya untuk Kabul kepada penjabat Perdana Menteri Mohammad Hassan Akhund, yang dianggap telah mencerminkan hubungan yang kuat antar kedua negara.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya