Berita

Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed bertemu dengan Perdana Menteri sementara Lebanon Najib Mikati di Abu Dhabi, pada Kamis, 5 Oktober 2023/Net

Dunia

UEA Bakal Buka Perwakilan Diplomatik di Lebanon

JUMAT, 06 OKTOBER 2023 | 09:35 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kantor Kedutaan Besar Uni Emirat Arab (UEA) rencananya akan kembali beroperasi di Lebanon.

Keputusan tersebut diambil oleh Presiden UEA Sheikh Mohamed bin Zayed (MBZ) dan Perdana Menteri sementara Lebanon, Najib Mikati, selama melakukan pertemuan bilateral di Abu Dhabi pada Kamis (5/10).

Dalam kesempatan itu, MBZ mengutarakan niatnya untuk membantu Lebanon mencapai keamanan, stabilitas dan kemakmuran di negara mereka. Salah satunya adalah dengan mendirikan perwakilan mereka.


"Kedua pihak sepakat untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk membuka kembali Kedutaan Besar UEA di Beirut," ujarnya, seperti dimuat Kantor Berita Emirates (WAM).

Sejalan dengan itu, kata MBZ, kedua negara juga akan membentuk komite bersama untuk mengembangkan mekanisme guna memfasilitasi penerbitan visa masuk bagi warga negara Lebanon ke UEA.

MBZ menekankan kembali dukungan UEA yang tidak tergoyahkan pada persatuan, kedaulatan dan integritas wilayah Lebanon serta dukungannya terhadap rakyat Lebanon.

"UEA berupaya melihat Lebanon memainkan peran aktif di panggung regional dan internasional sebagai negara yang kuat, kohesif, dan aktif," tegasnya.

Lebanon tidak memiliki presiden dan pemerintahan yang berfungsi penuh sejak Oktober 2022. Pertikaian  politik juga telah menghentikan reformasi yang sangat diperlukan untuk membuka dana pinjaman dari Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional.

Agustus lalu, UEA mendesak warganya untuk tidak melakukan perjalanan ke Lebanon, setelah seminggu pertempuran sengit antara faksi-faksi bersenjata di kamp pengungsi Palestina, yang mengakibatkan negara-negara Teluk lainnya juga mengeluarkan larangan serupa.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya