Berita

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, jadi rebutan Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo/Repro

Politik

NU Laris Manis di Pilpres 2024, Khofifah Jadi Rebutan Ganjar dan Prabowo?

KAMIS, 05 OKTOBER 2023 | 15:49 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, diprediksi akan menjadi rebutan bakal calon presiden (Bacapres) Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto, dan Ganjar Pranowo yang diusung koalisi PDI Perjuangan.

Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an menuturkan, tokoh Nahdlatul Ulama (NU) laris manis di Pilpres 2024. Dimulai saat Bacapres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan, menjadikan Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, sebagai bakal calon wakil presiden (Bacawapres) pendampingnya.

"Ini semua kalau saya perhatikan, antara Ganjar dan Prabowo itu wait and see, saling nunggu, saling melihat. Jadi memang yang paling diperebutkan itu adalah nama Khofifah," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (5/10).


Kandidat doktoral Ilmu Politik Universitas Indonesia itu berpendapat, Khofifah menjadi primadona bagi dua Bacapres itu untuk dijadikan Bacawapres karena merupakan tokoh yang punya taktik politik kuat di Jawa Timur.

Sebagai contoh, Ali menyebutkan, Partai Nasdem pernah memunculkan nama Khofifah sebagai pendamping Anies. Begitupun dengan Ganjar dan Prabowo yang beberapa kali diketahui bersama Gubernur Jatim itu dalam berbagai acara.

"Semuanya memperebutkan Jawa Timur. Seperti saya sering katakan, Jawa Timur adalah kunci, karena tidak ada satupun Capres yang unggul di sana. Semua butuh komplementer, semua butuh Cawapres dari Jawa Timur," demikian Ali Rif'an. 

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya