Berita

Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali/ist

Politik

Kata Waketum Nasdem, SYL Menghadap Jokowi Laporkan Hasil Kunker ke Eropa

KAMIS, 05 OKTOBER 2023 | 15:24 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) menghadap ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) bukan untuk mundur dari jabatannya.

Seperti disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Nasdem, Ahmad Ali, Mentan SYL akan melaporkan hasil kunjungan kerjanya di Eropa beberapa waktu lalu ke Presiden.

Hingga saat ini, Ahmad Ali mengaku belum mendengar kabar Mentan SYL akan mundur dari jabatannya dan mengajukan langsung ke Presiden Jokowi.


“Karena Pak Syahrul sendiri baru pulang semalam ya, bisa jadi kemungkinan dia menghadap Presiden dia melaporkan, kan dia baru pulang dari LN (Luar Negeri) Kunker (Kunjungan Kerja),” kata Ahmad Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Kamis (5/10).

Sebab, kata Ahmad Ali, jika seorang menteri melakukan kunker maka dapat dipastikan sudah mendapatkan izin atau restu dari Kepala Negara.

“Nah ketika dia ke LN kan dalam kapasitas sebagai Menteri yang dapat izin dari Presiden pastinya. Maka menjadi kewajiban dia untuk melaporkan (hasil kunker),” pungkasnya.

Sebelumnya, Kuasa Hukum Mentan SYL, Febri Diansyah mengatakan, kliennya akan menghadap Presiden Jokowi pada Kamis (5/10).
 
Saat disinggung apakah Mentan SYL menghadap Presiden Jokowi untuk mengajukan pengunduran diri, Febri tidak menjawab.

Dia hanya memastikan bahwa Mentan akan menghadapi dan akan kooperatif menjalankan proses hukum yang sedang berjalan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Mentan memastikan bahwa perjalanan ke luar negeri adalah perjalanan dalam melakukan tugas. Jadi ada rangkaian tugas yang sudah dilakukan di beberapa hari tersebut," kata Febri Diansyah di Kantor DPP Nasdem, Rabu malam (4/10).

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Mengejar Halusinasi 2045: Mengapa Ekonomi Hanya Bisa Tegak di Atas Literasi

Senin, 27 April 2026 | 14:15

Penerjemah Bible Dibakar Hidup-hidup pada Zaman Renaisans Eropa

Senin, 27 April 2026 | 14:07

Bitcoin Melaju Mendekati 80.000 Dolar AS

Senin, 27 April 2026 | 14:06

Luar Biasa Kiandra, Start ke-17, Finis Pertama

Senin, 27 April 2026 | 13:59

Digitalisasi dan Green Dentistry, Layanan Kesehatan Gigi yang Minim Limbah

Senin, 27 April 2026 | 13:46

Usul KPK Berpotensi Paksa Capres Harus Kader Parpol

Senin, 27 April 2026 | 13:43

Pemda Didorong Lakukan Creative Financing

Senin, 27 April 2026 | 13:36

Citra Negatif Bahlil di Dalam Negeri Pengaruhi Negosiasi Energi Presiden?

Senin, 27 April 2026 | 13:35

Qodari Respons Isu Dilantik Jadi Kepala Bakom: Itu Hak Prerogatif Presiden

Senin, 27 April 2026 | 13:30

Selengkapnya