Berita

Perwakilan senior dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan juga peserta dari ASEAN Centre for Energy, berpartisipasi dalam lokakarya Mempercepat Transisi Menuju Sistem Tenaga Listrik Rendah Emisi yang Canggih/Ist

Bisnis

Indonesia dan Australia Memajukan Transisi Energi Rendah Emisi

KAMIS, 05 OKTOBER 2023 | 08:23 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Lokakarya 'Mempercepat Transisi Menuju Sistem Tenaga Listrik Rendah Emisi yang Canggih' sukses terselenggara di Jakarta pada 25-27 September yang lalu.

Lokakarya yang diselenggarakan oleh Badan Sains Nasional Australia, CSIRO, ini merupakan langkah selanjutnya dalam implementasi Kemitraan Iklim dan Infrastruktur Australia-Indonesia senilai 200 juta dolar Australia yang diluncurkan oleh Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Albanese pada Juni 2022.

Para ahli dari Konsorsium Global Power System Transformation (G-PST), sebuah inisiatif global yang menyatukan pakar energi dari seluruh dunia untuk mempercepat transisi menuju nol emisi karbon, hadir dalam lokakarya ini. 
Mereka menawarkan solusi berbasis bukti untuk mengubah jaringan listrik menjadi sepenuhnya menggunakan energi terbarukan.

Mereka menawarkan solusi berbasis bukti untuk mengubah jaringan listrik menjadi sepenuhnya menggunakan energi terbarukan.
Sekitar 30 perwakilan senior dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Perusahaan Listrik Negara (PLN), dan juga peserta dari ASEAN Centre for Energy, berpartisipasi dalam diskusi mengenai tantangan dan peluang utama yang dihadapi oleh operator sistem dan perencana jaringan listrik dalam mengelola transisi menuju sistem tenaga listrik rendah emisi yang canggih.

Pemimpin Strategi Energi dari CSIRO, Chris Dunstan mengatakan, "Peralihan ke sistem tenaga listrik rendah emisi di Indonesia merupakan langkah penting menuju masa depan energi yang berkelanjutan. 
"Kolaborasi kami dengan para mitra dari Konsorsium Transformasi Tenaga Listrik Global membuat kami dapat berbagi dengan Indonesia tentang berbagai solusi energi yang digunakan di Australia dan di seluruh dunia," ujarnya, dalam keterangan tertulis yang diterima Kantor Berita Politik RMOL.

Populer

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Usai DPR, Guru Besar IPB Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut

Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:24

HLN ke-81: PLN Perkuat Listrik sebagai Penggerak Kehidupan dan Kemandirian Bangsa

Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:47

IKA FH Undip Gelar Konsolidasi, Ini yang Dibahas

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:55

Tolak Usul Luhut, PKS Dukung Sikap Pemerintah Terkait Kerugian Negara

Rabu, 28 Oktober 2026 | 06:25

Telkom Perkuat Transparansi Ekosistem Pengadaan Digital Nasional Lewat SPSE V5

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:57

Konser Andrea Bocelli Turut Serukan Solidaritas Palestina Tuai Apresiasi

Rabu, 28 Oktober 2026 | 05:28

Menanti Negarawan di Tengah Oase Pragmatisme

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:55

InfraNexia Perkuat Kesiapan Infrastruktur Dukung Pertumbuhan

Rabu, 28 Oktober 2026 | 04:25

Revitalisasi Intisab Siapkan Kepemimpinan Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:59

Kemerdekaan yang Belum Selesai: Dari Cita-Cita 1945 ke Amarah Gen Z

Rabu, 28 Oktober 2026 | 03:30

Selengkapnya