Berita

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Koalisi Gabungan KIM-PDIP Berpeluang Menang, Kalau Prabowo Capres

RABU, 04 OKTOBER 2023 | 13:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kemenangan pada Pilpres 2024 masih berpeluang diraih Koalisi Indonesia Maju (KIM) ketika bergabung dengan koalisi PDI Perjuangan. Terutama jika Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, yang menjadi calon presiden (Capres).

Pengamat politik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Subiran Paridamos menuturkan, secara elektoral Prabowo tengah di atas angin dibanding Ganjar Pranowo yang diusung koalisi PDIP.

"Kalau kita lihat dari dua capres ini, tentu Prabowo Subianto itu lebih berpotensi menjadi calon presiden," ujar Subiran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/10).


Di samping itu, dia juga mencatat rekam jejak Prabowo pada pemilu-pemilu sebelumnya bisa menjadi modal kemenangan pada Pilpres 2024.

"Beliau ini sudah cukuplah (pengalaman) kalau bertarung di pilpres, karena sudah tiga kali bertarung di Pilpres, sementara Ganjar kan belum pernah," tutur Subiran.

"Lagipula, lembaga survei hari ini sangat menjagokan, atau selalu menempatkan Prabowo di posisi teratas," sambungnya.

Lebih lanjut, Direktur Eksekutif Sentral Politica itu meyakini kubu Prabowo dan Ganjar kemungkinan besar menyatu, karena tinggal menentukan siapa yang menjadi capres ataupun cawapres.

"Artinya, kedua kubu ini masih bisa disatukan dan potensi memenangkan kontestasi," pungkas Subiran. 

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya