Berita

Anggota Bawaslu Lolly Suhenty saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Pengawasan Pemilu Tahun 2024 di Desa Jatimukti, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (3/10)/Net

Politik

Bawaslu Gunakan Mata Pemuda Desa Awasi Pemilu 2024

RABU, 04 OKTOBER 2023 | 12:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelibatan pemuda desa dalam mengawasi Pemilu 2024 dimaksimalkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI. Sebab, dalam kacamata pengawas seluruh tahapan pemilu penuh kerawanan.

Untuk itu, anggota Bawaslu RI, Lolly Suhenty, mengajak pemuda dan masyarakat desa ikut menjadi mata yang turut mengawasi Pemilu 2024. Menurutnya, Bawaslu harus dapat memastikan seluruh tahapan yang berjalan benar prosesnya dan tepat prosedurnya.

"Hal itu membutuhkan 'mata awas' dari semua lapisan masyarakat, termasuk pemuda desa," ujar Lolly di laman bawaslu.go.id, yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/10).


Lolly menjelaskan, pelibatan masyarakat dari berbagai kelompok dikarenakan keterbatasan sumber daya manusia (SDM).

"Tahapan yang panjang (dari Pemilu) ini, dengan pengawas pemilu terbatas, membutuhkan mata yang awas dari banyak orang," sambungnya menegaskan.

Selain itu, dia juga meminta pemuda tidak hanya menjadi penonton dalam Pemilu 2024, melainkan turut menjadi aktor saat pemilu, karena setiap orang memiliki nilai suara yang sama.

"Dalam pemilu apapun kita dan siapapun kita, nilai suaranya sama. Karena suara kita sama, maka jangan hanya jadi (penonton), tapi kita semua harus menjadi aktor dalam Pemilu 2024," tuturnya.

Mengenai hal tersebut, Kepala Desa Jatimukti, Roni Hermawan berharap, sosialisasi pengawasan Pemilu 2024 yang digelar Bawaslu RI di desanya yang masuk wilayah Sumedang, Jawa Barat, pada 3 Oktober 2023, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan pengawasan pemilu.

"Mudah-mudahan Pemilu 2024 berjalan sukses pemilu dan masyarakat desa dapat berpartisipasi aktif gelaran pemilu mendatang," ujarnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Jawa Barat, Usep Agus Zawari mengatakan, pemilu memiliki niatan yang baik yakni untuk mendapatkan pemimpin yang baik. Untuk itu, dia berharap proses pemilu harus berjalan dengan baik pula.

"Pemilu tidak boleh menimbulkan efek negatif, atau dijadikan sarana pecah belah, untuk itu nilai persatuan dan kesatuan penting untuk kita jaga," tambahnya. 

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya