Berita

Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Corak Politik Sama, Skema Prabowo-Ganjar di Pilpres 2024 Masuk Akal

RABU, 04 OKTOBER 2023 | 10:33 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

RMOL. Peluang menyatunya dua kubu koalisi pendukung Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, dengan koalisi PDI Perjuangan pendukung Ganjar Pranowo, dinilai masuk akal.

Direktur Eksekutif Sentral Politika, Subiran Paridamos, berpendapat, dua bakal calon presiden (Bacapres) itu memiliki corak politik yang sama bila terpilih sebagai kepala pemerintahan sekaligus kepala negara.

"Apa coraknya? Pertama, keduanya merupakan asosiasi dari Presiden Joko Widodo. Keduanya mengklaim diendorse Presiden Joko Widodo," kata Subiran, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/10).


Kesamaan lainnya, tampak dari ide-ide yang disampaikan bila keduanya kelak menjadi presiden.

"Kalau kita lihat visi, misi, dan program, juga sama-sama terafiliasi dengan visi dan misi Presiden Joko Widodo menuju Indonesia Emas 2045," tuturnya.

Sebab itu, magister ilmu komunikasi politik Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) itu meyakini, kesamaan yang dimiliki Prabowo dan Ganjar bisa menjadi salah satu alasan mereka maju bersama, sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden.

"Jadi, ketika ada dua Capres memiliki corak yang sama bersatu, masuk akal, kalau yang diusung demi kebaikan bangsa dan negara, demi keadilan, kemakmuran, dan kesejahteraan masyarakat indonesia," tuturnya.

"Sehingga, demi sifat dan perilaku kenegarawanan, dua kubu itu bisa saja disatukan," demikian Subiran.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya