Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Kenaikan Harga Minyak Dorong Lonjakan Inflasi Turki Hingga 62 Persen

RABU, 04 OKTOBER 2023 | 09:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Tingginya biaya energi telah mempersulit upaya Turki untuk menahan lonjakan inflasi tahunan yang terus naik melebihi 60 persen.

Mengutip kantor statistik Turki pada Rabu (4/10), laju inflasi tahunan meningkat hingga mendekati 62 persen pada  September 2023, naik tiga persen dari angka 59 persen di  Agustus.

Ekonom Selva Bahar Baziki bahkan memperkirakan inflasi Turki bakal tembus 70 persen pada kuartal kedua tahun depan, sebelum kemudian melambat ke tingkat akhir tahun sekitar 40 persen pada tahun 2024.


"Kami melihat kenaikan harga yang lebih tinggi lagi sebagai skenario risiko yang mungkin terjadi, jika mata uang melemah. lebih lanjut atau akan terjadi kenaikan harga minyak yang berkelanjutan,” jelasnya, seperti dimuat Al Arabiya.

Bank sentral Turki mulai menaikkan suku bunga secara berturut-turut untuk mengekang permintaan domestik yang menjadi pendorong utama inflasi selama dua tahun terakhir.

Sejak tim ekonomi baru Turki dibentuk Juni lalu, bank sentral telah menaikkan suku bunga lebih dari tiga kali lipat menjadi 30 persen.

Kendati demikian, lonjakan harga minyak yang mendekati angka 100 dolar AS memaksa bank sentral kembali menaikkan suku bunganya ke tingkat yang lebih tinggi.

Meningkatnya biaya energi juga memberikan tekanan pada lira. Ahli strategi Bank of America Corp melihat mata uang Turki melemah menjadi 30 per dolar pada kuartal terakhir tahun 2023.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya