Berita

Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador/Net

Dunia

Presiden Meksiko Kecam Bantuan AS untuk Ukraina

SELASA, 03 OKTOBER 2023 | 16:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Bantuan dana miliaran dolar yang telah dikeluarkan Amerika Serikat untuk Ukraina, mendapat kecaman keras dari Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador.

Dalam sebuah pernyataan pada Senin (2/10), Lopez Obrador bahkan menyebut bantuan AS tersebut sebagai tindakan yang tidak rasional.

"Seberapa besar dana yang mereka keluarkan untuk perang Ukraina? 30 hingga 50 miliar dolar untuk perang tersebut. Ini adalah hal yang paling tidak rasional dan merugikan," tegasnya, seperti dimuat US News.


Presiden Meksiko itu juga mengkritik tetangga kayanya karena justru enggan membantu pembangunan ekonomi Amerika Tengah dan Karibia guna mengurangi tekanan migran ilegal.

“Jadi mereka harus mengubah strategi mereka dan belajar menghormati. Ini bukan waktunya bagi mereka untuk mengabaikan otoritas Meksiko,” tegasnya.

Sejak perang Rusia meletus Februari tahun lalu, Lopez Obrador yang beraliran kiri berusaha menjaga netralitas Meksiko, tetapi juga mengkritik kebijakan bantuan AS yang dinilai tidak seimbang.

Dia juga mengusulkan perundingan damai untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina.

Meksiko di bawah kepemimpinan Lopez Obrador telah mendukung beberapa resolusi utama PBB yang mengkritik peran Rusia dalam konflik tersebut.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Wall Street Menguat Terdorong Perkembangan Konflik Iran-AS

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:18

Dolar AS Terkoreksi, Indeks DXY Turun ke 99,10

Kamis, 21 Mei 2026 | 08:07

Warga AS dari Zona Ebola Dievakuasi ke Eropa

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:50

Di DK PBB, Indonesia Kutuk Serangan RS Gaza dan Penahanan 9 WNI

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:38

RUPST Solid 89,53 Persen, AGRO Resmi Jalankan Peta Besar 2030

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:32

Logam Mulia Global Bangkit, Emas Spot Melesat 1,1 Persen

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:14

STOXX dan DAX Terbang, Investor Borong Saham Bank dan Semikonduktor

Kamis, 21 Mei 2026 | 07:00

Mahalnya Harga Sebuah Kepercayaan Pasar

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:41

Prabowo Minta Pimpinan Bea Cukai Diganti Bukan Teguran Biasa

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:17

Mengungkap Investor Kabur Bikin Rupiah Anjlok

Kamis, 21 Mei 2026 | 06:09

Selengkapnya