Berita

Presiden Joko Widodo dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Takut Kalah di Jawa Tengah, PDIP dan Ganjar Melunak ke Jokowi

MINGGU, 01 OKTOBER 2023 | 00:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap PDI Perjuangan dan bakal calon presiden (bacapres) yang diusung, Ganjar Pranowo, dianggap melunak sejak gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-4 yang dibuka Jumat kemarin (29/9). Disinyalir, hal itu dipicu kekhawatiran ada peralihan suara masyarakat pemilih di Jawa Tengah.

Pengamat politik Citra Institute, Efriza menilai, kedekatan Ganjar dengan Presiden Jokowi dalam momen konsolidasi partai banteng moncong putih itu bukan suatu kebetulan, tapi dimanfaatkan untuk bertukar kepentingan satu sama lain.

"Diyakini saat ini, Ganjar melunak, mencoba untuk turut melibatkan Jokowi dalam usaha membantu pemenangannya," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (30/9).


Dia berpendapat, manuver Presiden Jokowi jelang Pilpres 2024 menunjukkan kapasitas dirinya yang mampu mengatur bongkar pasang koalisi partai.

Apalagi, Afriza meyakini, penunjukkan putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep, menjadi Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) adalah bagian dari rencana Jokowi mengubah komposisi koalisi yang sudah terbentuk.

"Meski begitu, Presiden Jokowi tampaknya masih memberikan ruang kepada Ganjar lewat momen di Rakernas," tuturnya.

"Hanya saja Jokowi masih ingin melihat keseriusan Ganjar menjadikan Jokowi bagian dari orang yang berpengaruh untuk membuat Ganjar menang dalam Pilpres," jelas Efriza.

Oleh karena itu, dosen Ilmu Pemerintahan Universitas Pamulang (Unpam) Serang itu meyakini Ganjar dalam posisi takut kehilangan basis suara Presiden Jokowi.

"Ganjar dan PDIP juga khawatir ceruk pemilih loyal Jokowi dan keluarga akan menggerus suara mereka di Jawa Tengah, dan ini memalukan bagi Ganjar yang dua periode memimpin Jawa Tengah tetapi tidak bisa menjaga basis suara di kandang Banteng," tandas Efriza. 

Populer

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Digiring ke Bareskrim, 10 Tersangka Sabu Blue Ice 1,2 Ton Terancam Hukuman Mati

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

KPK Bongkar Kejanggalan Status Bima-Richard dan Proyek Pengadaan BNPB

Selasa, 27 Oktober 2026 | 22:18

Menlu RI dan Singapura Bertemu, Bahas Penindakan Korporasi Pelaku Karhutla

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:47

Lula dan Prabowo dalam Angka juga Cerita

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:30

Sejarah Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, Tonggak Persatuan Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:22

Dari Vietnam, Gus Lilur Desak KPK Usut Dugaan Politik Uang Muktamar NU

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:21

BRIN Percepat Uji Klinis 19 Kandidat Obat Herbal Menuju Fitofarmaka

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:16

Koperasi Jadi Motor Ekonomi Desa di Era Prabowo-Gibran

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:12

BCA Catat Laba Bersih Rp45,2 Triliun, Naik 4,2 Persen

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:05

Daftar Peringkat Ballon d'Or 2026: Harry Kane Juara, Messi Posisi Kelima

Selasa, 27 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya