Berita

Peluncuran Aplikasi Keuangan Syariah (KeSya) oleh Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) di Plaza Mandiri, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (30/9)/RMOL

Bisnis

MES Luncurkan Aplikasi KeSya, Akuntabilitas Pelaku Usaha Kecil jadi Mudah

SABTU, 30 SEPTEMBER 2023 | 14:36 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) meluncurkan aplikasi bernama Keuangan Syariah (KeSya) dalam rangkaian acara Musyawarah Nasional (Munas) VI MES, di Plaza Mandiri, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Sabtu (30/9).

Peluncuran KeSya dilakukan secara simbolis oleh Ketua VII Pengurus Pusat MES, Sugeng; dan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat MES, Iggi Haruman Achsien.

Iggi dalam sambutannya mengatakan, transformasi digital merupakan langkah penting dalam mendukung pengembangan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.


Menurutnya, terdapat beberapa sektor potensial yang mesti terus dikembangkan, seperti lembaga keuangan mikro syariah, UMKM Halal, unit usaha pesantren dan masjid, serta lembaga keuangan sosial.

Dia memandang, pengembangan ekosistem halal di Indonesia perlu didukung dengan proses digitalisasi secara masif ke sektor-sektor potensial tersebut.

"KeSya menjadi aplikasi yang hadir untuk menjawab tantangan perihal pemenuhan aspek akuntabilitas dan transparansi bisnis yang dihadapi oleh pelaku usaha binaan dan mitra kerja MES," ujar Iggi dalam sambutannya.

Komisaris PT Pertamina itu menuturkan, aplikasi KeSya merupakan perangkat pencatatan keuangan yang mendukung prinsip akuntabilitas dan transparansi.

"Aplikasi pencatatan keuangan menjadi hak penting, agar proses bisnis yang dilakukan dalam ekosistem halal di Indonesia dapat akuntabel dan transparan," tutupnya.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

UPDATE

Waspada Pemutihan Lahan Sawit Ilegal Secara Massal!

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:48

Pertemuan Eggi-Damai Lubis dengan Jokowi Disebut Diplomasi Tingkat Tinggi

Rabu, 21 Januari 2026 | 07:23

Sudewo Juga Tersangka Suap Jalur Kereta Api, Kasus Pemerasan Jadi Pintu Masuk

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Damai Lubis Merasa Serba Salah Usai Bertemu Jokowi dan Terima SP3

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:52

Putusan MK 234 Koreksi Sikap Polri dan Pemerintah soal Polisi Isi Jabatan Sipil

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:48

Khofifah: Jawa Timur Siap jadi Lumbung Talenta Digital Nasional

Rabu, 21 Januari 2026 | 06:25

The Game Changer Kedua

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:59

Persiden Cabut Izin 28 Perusahaan, Kinerja Kemenhut Harus Tetap Dievaluasi

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:45

Evakuasi Korban Pesawat Jatuh

Rabu, 21 Januari 2026 | 05:20

Pemerintah Diminta Perbaiki Jalan Rusak di Akses Vital Logistik

Rabu, 21 Januari 2026 | 04:59

Selengkapnya