Berita

Presiden Joko Widodo mengecek kondisi beras di Gudang Perum Bulog/Net

Publika

Normalisasi Harga Sembako

SABTU, 30 SEPTEMBER 2023 | 08:06 WIB | OLEH: DR. IR. SUGIYONO, MSI

KENAIKAN harga-harga sungguh amat sangat tidak menyenangkan konsumen ekonomi rumah tangga. Kenaikan harga tersebut mengurangi kemampuan rumah tangga dalam mengkonsumsi barang dan jasa, terutama pendapatan lapisan bawah.

Penyebab persoalan kenaikan harga-harga (tingkat inflasi) yang tinggi year on year adalah energi (9,55 persen) diikuti oleh harga diatur pemerintah (8,05 persen) per Agustus 2023 berdasarkan klasifikasi kelompok komponen.

Sementara itu tingkat inflasi bahan makanan sebesar 2,52 persen. Meskipun tingkat inflasi bahan makanan jauh lebih rendah dibandingkan energi dan harga yang diatur pemerintah, namun oleh karena bahan makanan “wajib” dikonsumsi setiap hari, maka dalam perspektif pemegang keuangan rumah tangga itu, yang terpenting adalah bagaimana mencukupi kebutuhan asupan makanan untuk rumah tangga sebanyak 2-3 kali setiap hari.


Berdasarkan kelompok pengeluaran, tingkat inflasi year on year tertinggi adalah transportasi (9,65 persen) dan makanan, minuman, dan tembakau (3,51 persen) per Agustus 2023.

Jadi singkat kata, yang menjadi penyebab dari segala sumber penyebab tingginya tingkat inflasi adalah akibat pemerintah menetapkan kebijakan harga energi, yang secara langsung menaikkan biaya transportasi.

Akibatnya, harga sembako menjadi semakin mahal, sekalipun pemerintah telah mengendalikan harga sembako. Jadi, apabila pemerintah rajin melakukan operasi pasar sembako, maka strategi tersebut kalah efektif dibandingkan dengan memperbaiki kebijakan penetapan harga energi untuk memperbaiki biaya transportasi.

Jumlah kendaraan bermotor di Indonesia untuk sepeda motor sebanyak 120 juta unit, mobil penumpang sebanyak 16,4 juta unit, mobil barang sebanyak 5,3 juta unit, dan bis sebanyak 0,24 juta unit tahun 2021.

Artinya, kebijakan harga keekonomian untuk BBM kendaraan sepeda motor dan mobil penumpang mendorong kenaikan yang tinggi pada biaya pengeluaran rumah tangga untuk mengkonsumsi sarana transportasi pribadi, di tengah sangat sedikitnya pasokan transportasi barang untuk truk dan penumpang untuk bus.

Kelincahan promosi dan strategi penjualan produk pada pemegang merek otomotif telah meningkatkan biaya pengeluaran rumah tangga untuk transportasi pribadi; ketika solar bersubsidi, bensin premium bersubsidi kalah bersaing konsumsi, dibandingkan BBM tidak bersubsidi.

Jalan-jalan tol yang semakin padat dengan kendaraan angkutan barang, juga termasuk angkutan mobil penumpang, itu telah meningkatkan biaya transportasi; juga jauh memperlambat waktu tempuh. Sementara itu pembangunan ibukota Nusantara dan percepatan pembangunan jalan-jalan tol baru dan bertingkat sangat lambat.

Demikian pula dengan pembangunan angkutan massal di kota-kota besar konsumen di Indonesia. Jadi, usaha normalisasi harga sembako tidak dapat diturunkan dengan cepat menggunakan operasi pasar sembako, jika tanpa perbaikan kebijakan dan pasokan harga BBM bersubsidi, maupun perbaikan pasokan struktur kendaraan.

Peneliti Institute for Development of Economics and Finance (Indef); Pengajar Universitas Mercu Buana

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya