Berita

Bacawapres Koalisi Perubahan Muhaimin Iskandar dalam acara silaturahmi di Pasuruan/Net

Politik

Cak Imin Ngaku Said Aqil Masuk Pertimbangan Jadi Kapten Timnas Amin

JUMAT, 29 SEPTEMBER 2023 | 00:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Peluang tokoh Nahdlatul Ulama, Said Aqil Siradj, menjadi kandidat kapten timnas pemenangan Amin (Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar) terbuka lebar. Cak Imin pun mengaku mempertimbangkan Said Aqil untuk memimpin timnas pemenangan Amin.

Namun, soal siapa yang akan menjadi kapten timnas pemenangan sejauh ini masih belum dibahas secara mendetail.

"Oh belum (dibahas). Nanti dibahas," kata Ketua Umum PKB sekaligus Bacawapres Koalisi Perubahan itu saat bersilaturahmi ke Pondok Pesantren Terpadu Al-Yasini, Pasuruan, Jawa Timur, Kamis malam (28/9).


Dalam sambutannya, Cak Imin sempat mengungkap respons Said Aqil saat diberi tahu soal duet Amin. Mantan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu, tutur Cak Imin, mendoakan dirinya bersama Anies dapat menjadi pemimpin sakinah, mawaddah, warohmah.

"Saya akan punya pasangan baru namanya Mas Anies Baswedan. Apa komentarnya Kiai Said langsung, saya sepakat karena saya melihat satu-satunya syarat pemimpin yang sesuai dengan akidah dan ajaran ahlussunnah wal jamaah adalah Mas Anies Baswedan," kata Cak Imin.

Sebelumnya, Ketua DPP PKB Cucun Ahmad Syamsurijal menanggapi perkembangan timnas pemenangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar. Menurut Cucun, bagus kalau Said Aqil Siradj bergabung dalam tim pemenangan.

"Ya kalau kami sangat berharap juga, semua itu, tapi kan belum, nanti seperti apa komunikasi yang dilakukan dan beliau seperti apa juga arahan," kata Cucun kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/9), menjawab pertanyaan peluang Said Aqil masuk ke dalam tim pemenangan Amin.

"Pasti kalau kedekatan Gus Imin sama Kiai Said kan tahu semua, antara santri dan kiai-kiainya itu pasti beliau akan menentukan sikapnya seperti apa nanti," kata dia.

"Ya saya sangat berharap, sangat bagus sekali itu," tandasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya