Berita

Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F Silaen/Ist

Politik

Ujung Tombak Kemenangan Capres itu Keringat Caleg, Bukan Gerbong Koalisi

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2023 | 19:26 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Kemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden tidak hanya ditentukan oleh gerbong koalisi partai politik. Ada hal krusial lain, yakni kekuatan calon legislatif di setiap daerah.

"Kita sering mendengar dan melihat keputusan koalisi parpol pusat tak didukung oleh basisnya di tingkat lokal atau daerah karena berseberangan dengan kekuatan politik lokal," kata Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Studi Masyarakat dan Negara (Laksamana), Samuel F Silaen kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/9).

Artinya, kata Silaen, soal pilihan suara konstituen untuk tingkat nasional (DPR RI) lebih dititikberatkan pada tokoh nasional. Beda halnya di tingkat lokal atau wilayah diserahkan kepada tokoh elite lokal itu sendiri.


"Untuk Pilpres tidak bisa hanya dimenangi oleh kekuatan partai politik, tapi harus berikut figur capres. Ujung tombaknya caleg di tempat yang bersangkutan," jelas Silaen.

Selama ini, basis konstituen selalu dirawat oleh tokoh elite lokal, mulai dari anggota legislatif yang sudah menjabat hingga tokoh masyarakat.

"Jika melawan arus bawah hanya karena koalisi capres, maka caleg yang bersangkutan bisa tidak lolos ke legislatif. Padahal dia (caleg) paling berjibaku merebut suara rakyat daerah," tandasnya.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya