Berita

Ketua Umum KONI Aceh Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak (kanan)/Ist

Olahraga

Kedodoran Anggaran, PON XXI di Aceh Terancam Gagal Digelar

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2023 | 18:59 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI yang akan digelar di Provinsi Aceh bersama Sumatra Utara pada 2024 mendatang, terancam gagal. Pasalnya, Penjabat Gubernur Aceh Achmad Marzuki selaku Ketua PB PON XXI Wilayah Aceh tidak serius mengurus pesta olahraga empat tahunan tersebut.

Demikian disampaikan Ketua Umum KONI Aceh Kamaruddin Abubakar alias Abu Razak melalui keterangan tertulisnya, Kamis (28/9).

"Sampai sejauh ini nyaris tidak ada pergerakan apapun di lapangan terkait gelaran PON XXI, padahal Aceh menjadi salah satu sebagai tuan rumah," kata Kamaruddin.


Saat ini, lanjut Kamaruddin, Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) untuk persiapan atlet-atlet Aceh juga sudah terhenti kegiatannya, karena tidak ada anggaran.

"Kalau kita lihat progres di lapangan tidak ada kemajuan apapun, sementara waktu hanya tersisa hitungan bulan. Saya meragukan PON XXI di Aceh akan terlaksana," kata Kamaruddin.

Sejauh ini, kata Kamarudin, Pemprov Aceh belum melakukan langkah-langkah konkret terkait persiapan sebagai tuan rumah PON XXI, baik dari segi anggaran, panitia daerah, infrastruktur hingga promosi kegiatan tersebut.

"Ketidaksiapan ini akan mencoreng nama baik Aceh sebagai tuan rumah maupun peserta PON XXI itu sendiri," kata Kamaruddin.

Padahal, lanjut Kamaruddin, seharusnya gelaran PON bisa menjadi rahmat bagi masyarakat olahraga di Aceh, karena akan terbangun venue cabang olahraga berstandar nasional, seperti halnya PON XX yang digelar di Papua.

"Jika persoalan tersebut tidak segera diatasi, maka PON XXI yang akan digelar di Aceh terancam gagal total. Seharusnya proyek strategis nasional ini menjadi even momen perpisahan bagi bapak Presiden Jokowi kepada rakyat Aceh," tutup Kamaruddin.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya