Berita

Momen bakal capres-cawapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar alias Cak Imin bersama Habib Rizieq Shihab (HRS)/Ist

Politik

Pertemuan HRS dan Anies-Cak Imin Dinilai Bernuansa Politik, Nostalgia Pilkada DKI 2017?

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2023 | 16:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kehadiran bakal capres-cawapres Koalisi Perubahan, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak Imin ke acara pernikahan putri pentolan Front Persaudaraan Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS) sulit dihindarkan dari nuansa politik.

Pasalnya, selain Anies-Cak Imin adalah kandidat pasangan bakal capres-cawapres di Pilpres 2024, HRS juga terkenal sebagai salah satu tokoh politik sekaligus ulama yang kritis terhadap pemerintah.

Demikian analisa Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Kamis (28/9).


“Ya pasti politik. Pertemuan itu berbasis pada relasi politik ya, walaupun itu pertemuan dianggap acara keluarga,” kata Ujang.

Menurut Pengamat Politik dari Universitas Al-Azhar Indonesia ini, relasi politik HRS dengan pasangan Anies-Cak Imin lebih dekat ketimbang dua bakal capres lainnya yakni Ganjar Pranowo maupun Prabowo Subianto.

“Kenapa harus Anies-Cak Imin? Mungkin dulu HRS di Pilkada DKI Jakarta (2017), dukung Anies. Ya mungkin irisannya ke sana, seperti itu,” demikian Ujang.

Sebelumnya, Sekjen DPP Partai Nasdem Hermawi Taslim menegaskan bahwa kehadiran Anies-Cak Imin di kediaman HRS tidak secara khusus untuk menggelar rapat dan sebagainya.

Terlebih, perwakilan dari elite Koalisi Perubahan seperti Waketum Nasdem Ahmad Ali hingga Waktum PKB Jazilul Fawaid ikut hadir mendampingi Anies-Cak Imin.

“Bukan pertemuan bukan rapat, tapi menghadiri undangan pernikahan putri HRS,” kata Hermawi dalam keterangannya, Kamis (28/9).

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Sopir BYD Penyebab Tabrakan Beruntun di Jaksel jadi Tersangka

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:52

Asuransi Tugu Pratama Indonesia Digugat Rp3,51 Miliar ke PN Jaksel

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:27

Sukseskan Kemandirian Pangan, Petani Adat Wanam Butuh Pendampingan

Senin, 26 Oktober 2026 | 05:10

DPO Illegal Tapping Pertamina EP Jambi Sukses Diringkus Berkat Sinergitas

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:50

TNI Kirim 4,6 Ton Dry Ice ke Banjarmasin dan Palembang Sukseskan OMC Akhiri Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 | 04:25

Refleksi Kisah Nabi Musa AS dan Fir'aun dalam 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:34

Walkot Bandung Kedepankan Koordinasi Sikapi Bentrokan Berdarah Pasar Caringin

Senin, 26 Oktober 2026 | 03:14

Startup Binaan IPB Raih Potensi Kerja Sama Rp1 Miliar Tembus Pasar Oman

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:47

Dari Nasionalisme ke Tata Kelola dan Reformasi Pasar Modal Indonesia

Senin, 26 Oktober 2026 | 02:17

Boris Tampubolon Beri Tiga Alasan Pasal Kerugian Negara Harus Direvisi

Senin, 26 Oktober 2026 | 01:43

Selengkapnya