Berita

Dewan Keamanan Nasional Rusia, Nikolay Patrushev/Net

Dunia

Rusia Puji Keberanian Mesir karena Tidak Mau Kirim Senjata ke Ukraina

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2023 | 15:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan Mesir untuk tidak memberikan bantuan militer ke Ukraina mendapat sambutan positif dari ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia, Nikolay Patrushev.

Berbicara selama kunjungannya ke Mesir untuk konsultasi keamanan antara kedua negara dan bertemu dengan Presiden Mesir Abdel Fattah el-Sisi, Patrushev mengapresiasi Kairo yang berani melawan tekanan Barat.

Dalam pembicaraan pada Selasa antara delegasi Rusia dan Mesir di Kairo, Patrushev mengatakan bahwa Moskow berterima kasih atas posisi Mesir yang seimbang dalam krisis Ukraina dan atas penolakannya untuk memasok persenjataan ke Kyiv.


“Kami menyambut baik penolakan Kairo untuk memberikan senjata kepada rezim Kyiv. Pada saat yang sama, kami memahami bahwa keputusan tersebut dibuat meskipun ada tekanan serius dari Amerika dan Eropa,” kata Patrushev, seperti dikutip dari RT, Kamis (28/9).

Ia juga mengatakan bahwa Moskow menyambut baik kesediaan yang sebelumnya diungkapkan oleh Mesir dan negara-negara Afrika lainnya untuk menengahi konflik tersebut.

Namun saat ini, katanya, tidak ada prospek untuk menyelesaikan permusuhan melalui diplomasi.

Moskow telah berulang kali mengindikasikan kesiapan untuk bernegosiasi, sedangkan Kyiv secara eksplisit menolak melakukannya. Banyak pejabat Barat dalam berbagai kesempatan mengatakan bahwa kemenangan Ukraina di medan perang adalah hal yang harus dikejar oleh Kyiv daripada negosiasi.

“Ukraina tidak akan diizinkan untuk mencapai kesepakatan damai namun akan terus digunakan sebagai senjata melawan Rusia,” katanya, mengutuk peran “destruktif” kolektif Barat di Ukraina dan negara lain.

Pada Rabu, Patrushev dijamu oleh el-Sisi untuk pembicaraan tertutup.

Moskow memilih bungkam setelah pertemuan tersebut, dsn hanya menyatakan bahwa keduanya membahas kerja sama keamanan, proses integrasi dalam BRICS, serta bertukar pendapat mengenai berbagai masalah internasional.

Kairo menguraikan lebih lanjut mengenai pembicaraan tersebut, dengan menyebutkan bahwa pembicaraan tersebut melibatkan situasi di Ukraina.

"Selama perundingan, el-Sisi menekankan posisi Mesir mengenai pentingnya berpegang pada solusi diplomatik terhadap krisis ini dan mendukung semua upaya yang bertujuan untuk mempercepat penyelesaian politik untuk menjaga perdamaian dan keamanan internasional dan mengakhiri konsekuensi negatif terhadap perekonomian,” menurut kantor kepresidenan dalam sebuah pernyataan.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Malaysia Fair 2026 Jadi Ajang Perluasan Pasar Medical Tourism di Indonesia

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:12

CFD Rasuna Said Kembali Digelar, Ini Lokasi Parkir dan Rute Transportasi Umumnya

Jumat, 05 Juni 2026 | 18:10

Begini Spek Bangunan SPPG di Daerah 3T yang Dibangun Kementerian PU

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:47

Sambut Nanik Deyang, APJI Minta Juknis Dapur MBG Dibenahi

Jumat, 05 Juni 2026 | 17:01

Menteri PU Rampungkan 222 SPPG di Daerah 3T

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:48

KPK Panggil Motivator Ary Ginanjar Agustian di Kasus Gratifikasi IUP Kukar

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:45

Akulaku Finance Dukung Proses Hukum pada Tindakan Kecurangan

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:36

Mubes Kosgoro 1957: Berkas La Ode Beres, Sari Yuliati Belum Bayar Administrasi

Jumat, 05 Juni 2026 | 16:18

Awas Kolesterol Naik! Ini 5 Tips Sehat Mengolah Daging Kurban ala Ahli Gizi UNS

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:57

AS Buka Jalur untuk 36 Kapal Bantuan Kemanusiaan di Selat Hormuz

Jumat, 05 Juni 2026 | 15:33

Selengkapnya