Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Bulog Pastikan Cadangan Beras Aman Sampai Panen Raya 2024

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2023 | 15:06 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pasokan cadangan beras pemerintah (CBP) dipastikan aman terpenuhi sampai dengan panen raya tahun depan.

Hal itu diungkap oleh Direktur Supply Chain Pelayanan Publik Perum Bulog, Mokhamad Suyamto, dalam keterangan tertulis pada Kamis (28/9).

Suyamto mengatakan, jumlah stok beras yang ada di bawah kendali Bulog saat ini berjumlah 1,7 juta ton. Belum ditambah dengan pasokan impor 1 juta ton yang akan terjadi jika ada penugasan dari pemerintah pusat.


"Kami siap memperkuat stok CBP ini dengan memaksimalkan penyerapan dari dalam negeri dan juga siap menerima rencana tambahan penugasan impor sebanyak satu juta ton dari Pemerintah yang akan membuat cadangan kita akan semakin kuat,” ujarnya.

Suyamto meminta warga untuk tidak khawatir tentang ketersediaan beras. Sebab Bulog akan menjamin kebutuhan mereka dengan harga yang terjangkau.

Terkait dengan kenaikan harga beras baru-baru ini, Suyamto mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan intensif.

"Kami melakukan pemantauan secara terus menerus di tengah situasi saat ini agar tetap terkendali,” tuturnya.

Hingga Rabu (27/9) pagi, Bulog dilaporkan telah menggelontorkan beras operasi pasar di seluruh Indonesia sebanyak 800.000 ton. Penyaluran beras operasi pasar akan terus dilakukan sampai harga stabil.

Di samping itu, Bulog juga tengah menyalurkan Beras Bantuan Pangan untuk bulan September, Oktober dan November dengan jumlah total sebanyak 641.000 ton kepada 21,3 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Mantan Menpora Dito Ariotedjo Hadir Bersama Habib Jindan di Safari Sholawat Lombok

Senin, 12 Oktober 2026 | 22:08

PLN Siapkan Integrasi EBT PLTP Wayang Windu Unit 3 ke Sistem Kelistrikan Jabar

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:54

Gaduh Dugaan Aturan Selundupan, Doli Sentil Hasyim: Jabatan Komisaris Hadiah dari Siapa?

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:44

Sertijab Menlu, Arrmanatha Tegaskan Arah Polugri Indonesia Tidak Berubah

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:28

Kades Ciangsana Bakal Mediasi Polemik Bangunan 480 Meter Persegi di Coatesville

Senin, 12 Oktober 2026 | 21:07

Bank Jakarta dan PAM Jaya akan Melantai di Bursa, Ini Respons Senator Fahira

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:37

Berat Langkah IHSG Kembali ke 9.000, Saham Konglo Tak Akan Bangkit?

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:28

Danantara Diandalkan Pacu Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:22

AMDK dan Komoditas Mamin Harus Dikecualikan dalam Pelarangan Truk Sumbu 3

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:21

Komisi II Buka Peluang RDP Bahas Putusan MK pada Gibran

Senin, 12 Oktober 2026 | 20:02

Selengkapnya