Berita

Gerombolan burung quelea/Net

Dunia

Tanzania Basmi Lima Juta Burung Quelea untuk Lindungi Sawah

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2023 | 13:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tanzania telah memusnahkan jutaan burung quelea yang dianggap sebagai hama dan merusak sawah.

Setidaknya lima juta burung quelea dimusnahkan di wilayah utara Manyara pada pekan lalu oleh Otoritas Kesehatan Tanaman dan Pestisida Tanzania (TPHPA). Burung-burung itu dinilai mengancam sekitar 1.000 hektar tanaman komersial, sebagian besar padi.

"Kami membunuh lima juta burung perusak dan sekarang kami memantau zona lain," kata penjabat direktur jenderal TPHPA, Joseph Ndunguru, seperti dimuat AFP, Kamis (28/9).


Pemusnahan dilakukan menggunakan drone yang membawa bom api.

Burung quelea memiliki paruh merah. Mereka bergerak dalam kelompok besar dan terkenal suka merusak tanaman. Invasi burung quelea kerap terjadi pada awal musim kemarau, sekitar bulan September dan Oktober.

Lantaran dianggap hama, burung ini terkadang disebut sebagai belalang terbang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya