Berita

Analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun/RMOL

Politik

Kaesang Jilat Ludah Sendiri, Ubedilah Badrun: Mirip Perilaku Ayahnya

KAMIS, 28 SEPTEMBER 2023 | 07:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pepatah “menjilat ludahnya sendiri" dianggap tepat disematkan untuk Kaesang Pangarep. Bahkan istri Erina Gudono itu dinilai memiliki perilaku yang mirip dengan ayahnya, Joko Widodo.

Begitu kata analis sosial politik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun dalam merespons pengangkatan Kaesang sebagai Ketua Umum (Ketum) PSI.

Ubedilah menilai, bos Sang Pisang itu tidak konsisten dalam berbicara. Sebab, dua tahun lalu, Kaesang bersuara lantang untuk tidak mau terjun ke dunia politik. Tetapi kini, dia seperti pepatah menjilat ludahnya sendiri.


“Perilaku ini mirip dengan perilaku ayahnya yang sering terlihat tidak konsisten, dan ternyata diakuinya saat pidato setelah dipilih jadi Ketua Umum PSI bahwa dia akhirnya masuk dunia politik karena terinspirasi oleh ayahnya," kata Ubedilah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/9).

Selain itu, Ubedilah melihat, PSI adalah partai yang mengkhianati klaim diri sebagai partai kader. Di mana, kaderisasi PSI mengalami stagnasi di usia yang masih seumuran jagung.

"Proses kilat Kaesang menjadi anggota lalu menjadi Ketua Umum PSI, juga bisa dimaknai telah mengabaikan AD/ART-nya sendiri," jelas Ubedilah.

Di dalam Pasal 18 ART PSI disebutkan bahwa syarat menjadi pengurus di Dewan Pimpinan Pusat adalah seseorang yang telah menjadi kader paripurna. Selanjutnya di dalam AD PSI Pasal 13 disebutkan, bahwa kader paripurna adalah anggota yang telah mengikuti kegiatan pelatihan yang diselenggarakan pimpinan pusat.

"Nah apakah Kaesang sudah pernah ikut pelatihan kader tingkat nasional itu? Nyatanya tidak, dapet kartu anggota pun baru," tutur Ubedilah.

Kemudian, Ubedilah juga menilai bahwa PSI bukan partai modern. Sebab, sangat menggantungkan nasibnya kepada seorang Jokowi.

"Ketergantungan pada Jokowi itu kini makin terbukti, selain terlihat dari narasi tegak lurus ke Jokowi, juga sampai mengangkat darah daging Jokowi sebagai ketua umumnya," pungkas Ubedilah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

UPDATE

Bakamla Kirim KN. Singa Laut-402 untuk Misi Kemanusiaan ke Siau

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:40

Intelektual Muda NU: Pelapor Pandji ke Polisi Khianati Tradisi Humor Gus Dur

Jumat, 09 Januari 2026 | 05:22

Gilgamesh dan Global Antropogenik

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:59

Alat Berat Tiba di Aceh

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:45

Program Jatim Agro Sukses Sejahterakan Petani dan Peternak

Jumat, 09 Januari 2026 | 04:22

Panglima TNI Terima Penganugerahan DSO dari Presiden Singapura

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:59

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Mengawal Titiek Soeharto

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:25

Intelektual Muda NU Pertanyakan Ke-NU-an Pelapor Pandji Pragiwaksono

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:59

Penampilan TNI di Pakistan Day Siap Perkuat Diplomasi Pertahanan

Jumat, 09 Januari 2026 | 02:42

Selengkapnya