Berita

Ketua Umum Ikano Unpad, Dr. Ranti Fauza Mayana (tengah)/Ist

Politik

Isu Digitalisasi Mengemuka dalam Pengukuhan Pengurus Ikano Unpad Periode 2023-2027

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 21:40 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pengurus Ikatan Alumni Notariat Universitas Padjajaran (Ikano Unpad) masa bakti 2023-2027 resmi dikukuhkan oleh ketua umumnya, Dr. Ranti Fauza Mayana, di Bandung, Selasa malam (26/9).

Diharapkan pengukuhan menjadi langkah maju menjadi organisasi yang solid dan dapat mewujudkan visi misi yang lebih baik untuk almamater, anggota dan masyarakat luas.

Selain itu, wanita yang menjadi PPAT terbaik di Kota Bandung 2022 mengharapkan momentum bersejarah ini akan terciptanya lembaran baru. Dia lantas menganalogikan pengurusannya sebagai kertas kosong.


“Seiring waktu akan diisi dengan tinta tinta semangat, manfaat dan pembawa dampak serta perubahan baik bagi universitas tercinta dan dunia kenotariatan melalui program-program kerja serta agenda-agenda kegiatan yang akan diselenggarakan ke depannya oleh Ikano Unpad,” kata Ranti dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/9).

Ranti pun menyambut baik era digitalisasi untuk profesi ini. Baginya, selama terdapat pemikiran yang terbuka, dengan memperhatikan serta mengedepankan nilai nilai serta unsur unsur hukum yang dipadupadankan dengan pemanfaatan kemajuan peradaban digitalisasi tidak perlu dipermasalahkan.

"Dengan teknologi digital tentunya dengan tetap menjaga integritas, kehormatan serta profesionalisme Notaris dalam menjalankan tugas fungsinya agar tetap sesuai dengan panduan Undang-Undang Jabatan Notaris (UUJN) dan Kode Etik Notaris," paparnya.

Terkait pengukuhan ini, Ranti mengharapkan kepengurusannya dapat terlaksana sesuai dengan target dan sampai pada satu tujuan yang sama.

"Tentunya dengan dedikasi dan kerja sama yang solid bersama dengan orang-orang terbaik, para pengurus Ikano Unpad,” tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua MPR RI, Dr. H. Bambang Soesatyo. Dia memaparkan Studium Generale dengan Tema "Notaris di Era Digital: Peluang dan Tantangan".

Bamsoet akrab disapa, menyarankan para notaris bertransformasi menjadi cyber notary untuk menyongsong era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0 sehingga mampu menghadapi segala tantangan.

"Berbagai tantangan yang dihadapi bisa dijawab dengan melakukan penyesuaian Undang-Undang Jabatan Notaris yang sudah selayaknya disesuaikan dengan perkembangan teknologi informasi saat ini," jelasnya.

Dengan jumlah notaris di Indonesia mencapai 19 ribu notaris dan menjadikannya sebagai negara terbanyak di Asia bahkan di dunia, Bamsoet berharap notaris Indonesia kompak dan solid.

Politikus Golkar itu juga meminta digitalisasi memutus sistem kuno dilakukan sekalipun diketahui notaris merupakan salah satu profesi tua.

Dia kemudian mencontohkan keterbatasan ruang penyimpanan dokumen.

"Diperlukan data centre untuk solusi keterbatasan penyimpanan dokumen dan negara atau pemerintah perlu membantu,” tegasnya.

“Bisa dengan memanfaatkan Undang-Undang Kearsipan, sehingga protokol notaris dapat disimpan dalam bentuk chip atau berupa elektronik di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI),” pungkas Bamsoet.

Populer

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Anak SMA Peserta Cerdas Cermat MPR Ramai-ramai Dibully Juri dan MC

Senin, 11 Mei 2026 | 14:27

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

Bebaskan Nadiem, Lalu Adili Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 02:46

UPDATE

Di Depan Mahasiswa, Direktur Pertamina Beberkan Strategi Jaga Ketahanan Energi Nasional

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:19

PLN Resmikan SPKLU ke-5.000 di Indonesia, Pengguna EV Kini Makin Nyaman

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:14

Polri Panen Raya Jagung di Bengkayang

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:14

Viral Sarden Disebut Bukan UPF, Ini Penjelasannya

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:11

OPM Diduga Dalang Pembunuhan Delapan Penambang Emas di Distrik Korawai

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:05

Mengenal Duck Syndrome yang Viral di Media Sosial, Ini Pengertian dan Dampaknya

Kamis, 21 Mei 2026 | 18:04

MBG Tetap Prioritas meski Anggaran Dipangkas

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:46

Pidato Prabowo ke Golkar Dinilai Bukan Sekadar Candaan

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:42

Cirebon Raya Siap Jadi Tuan Rumah Muktamar NU

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:33

Hubungan Baik Prabowo-Megawati Perlihatkan Kepemimpinan Inklusif

Kamis, 21 Mei 2026 | 17:32

Selengkapnya