Berita

Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti/RMOL

Politik

Bila Pilpres 2024 Hanya 2 Paslon, Golput Diprediksi Meningkat

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 20:35 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah pasangan calon yang berkontestasi pada Pilpres 2024 ikut menentukan tingkat partisipasi masyarakat.

Bahkan, jumlah golongan putih (Golput) atau tidak memilih, dipastikan meningkat, bila Pilpres 2024 hanya diikuti dua pasangan calon (Paslon).

Menurut Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti, isu yang berkembang saat ini, Pilpres hanya akan diikuti dua Paslon, dan itu membuat masyarakat tak bebas menentukan pilihan.


"Alih-alih masyarakat mendukung, bisa jadi malah menggunakan jalur ketiga, yakni tidak menggunakan hak pilih," kata Ray, di Matraman, Jakarta Timur, Rabu (28/9).

Di sisi lain dia juga menjelaskan, wacana yang menyebut dua koalisi pengusung Capres berpeluang jadi satu gerbong, yakni pendukung Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo, sulit terealisasi.

"Saya belum pernah baca hasil survei, apakah mayoritas masyarakat ingin Ganjar dan Prabowo bersatu atau tidak. Feeling saya tidak ada, khususnya pemilih Prabowo, pasti sulit disatukan dengan Ganjar," tuturnya.

Sebab itu Ray meyakini Pilpres tetap diikuti tiga Paslon, yakni Prabowo, Ganjar, dan Anies Baswedan.

"Menyatukan Prabowo dan Ganjar malah aneh. Mereka sama-sama memiliki kemampuan memenangkan Pilpres, lha kok malah disatukan dalam satu perahu, enggak masuk logika kompetisi," tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya