Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Terpengaruh Peningkatan Biaya Perumahan dan Bahan Bakar, Inflasi Australia Naik 5,2 Persen

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 15:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Inflasi Australia dilaporkan naik tipis sebesar 5,2 persen dalam 12 bulan hingga Agustus 2023.

Data baru dari Biro Statistik Australia (ABS) menunjukkan peningkatan besar dalam biaya perumahan dan bahan bakar berkontribusi terhadap peningkatan kecil ini, naik dari 4,9 persen pada bulan sebelumnya.
?"Peningkatan tahunan bulan ini sebesar 5,2 persen naik dari 4,9 persen pada bulan Juli. Inflasi tahunan masih di bawah puncak 8,4 persen pada bulan Desember 2022," kata kepala statistik harga ABS Michelle Marquardt, seperti dikutip dari 9News, Rabu (27/9).

?Menurut ABS, ?faktor paling signifikan terhadap peningkatan tahunan di bulan Agustus adalah perumahan sebesar 6,6 persen, transportasi 7,4 persen, makanan dan minuman non-alkohol 4,4 persen, serta asuransi dan jasa keuangan 8,8 persen.

?Menurut ABS, ?faktor paling signifikan terhadap peningkatan tahunan di bulan Agustus adalah perumahan sebesar 6,6 persen, transportasi 7,4 persen, makanan dan minuman non-alkohol 4,4 persen, serta asuransi dan jasa keuangan 8,8 persen.

“Inflasi indeks harga konsumen (IHK) sering kali dipengaruhi oleh barang-barang dengan perubahan harga yang fluktuatif seperti bahan bakar otomotif, buah-buahan dan sayuran, serta perjalanan liburan,” kata Marquardt.

“Akan bermanfaat untuk mengecualikan item-item ini dari IHK utama untuk memberikan gambaran mengenai inflasi yang mendasarinya," ujarnya.

"Jika item-item yang mudah berubah ini tidak termasuk dalam indikator IHK bulanan, kenaikan tahunan sebesar 5,5 persen di bulan Agustus lebih rendah dibandingkan kenaikan tahunan sebesar 5,8 persen di bulan Juli," demikian Marquardt.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya