Berita

Menteri BUMN Erick Thohir/Net

Politik

Meski Bukan Kader, PAN Bisa Konversi Elektoral Erick Thohir di KIM

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 13:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Meski tidak berstatus sebagai kader, Menteri BUMN Erick Thohir bisa didorong Partai Amanat Nasional (PAN) untuk menjadi pendamping bakal calon presiden Koalisi Indonesia Maju (KIM), Prabowo Subianto.

Dikatakan pengamat politik Universitas Indonesia (UI), Ade Reza Hariyadi, kekuatan PAN dalam KIM, harus bisa dikonversi menjadi penguat elektoral Prabowo dengan memajukan Erick sebagai cawapres.

"Erick Thohir belum menjadi kader parpol, namun kan digadang-gadang sebagai cawapres yang akan diusung oleh PAN," kata Ade Reza Hariyadi kepada wartawan, Rabu (27/9).


Selain faktor dorongan PAN, kata Reza, modal politik Erick seperti elektabilitas bisa, menjadi daya tawar agar dipinang Prabowo.

"Dengan potensi elektabilitas dan sumber daya politik yang dimilikinya, tentu Erick layak dipertimbangkan sebagai kandidat cawapres," katanya.

Belum lagi, kata Reza lagi, adanya persepsi publik dalam berbagai survei, yang banyak menilai Erick layak maju di Pilpres 2024.

"Tentu bisa saja muncul sebagai aspirasi politik masyarakat yang melihat potensi Erick yang bagus dan dianggap layak sebagai cawapres," pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya