Berita

19 kepala keluarga (KK) warga eks Kampung Bayam direlokasi ke Rumah Susun (Rusun) Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara/Ist

Nusantara

Penghuni Eks Kampung Bayam Betah Huni Rusun Nagrak, Siswa Difasilitasi Bus Sekolah

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 10:25 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Setelah lama terlunta-lunta, 19 kepala keluarga (KK) warga eks Kampung Bayam yang tinggal di tenda dekat Jakarta International Stadium (JIS), akhirnya direlokasi ke Rumah Susun (Rusun) Nagrak, Cilincing, Jakarta Utara.

Mereka mengaku nyaman tinggal di Rusun Nagrak ketimbang hidup dalam tenda seperti sebelumnya. Apalagi, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut memfasilitasi bus sekolah bagi anak-anak mereka yang masih bersekolah.

"Nyaman ya tempat di sini (Rusun Nagrak) daripada dalam tenda di sisi jalan seperti kemarin. Bisa lihat sendiri bagaimana senangnya anak-anak pindah ke sini," kata salah satu penghuni eks Kampung Bayam, Shirley Aplonia kepada wartawa, Rabu (26/9).


Shirley mengaku bersyukur biaya sewa rusun di DKI Jakarta masih gratis lantaran masih diberlakukannya Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi DKI Jakarta nomor 87 tahun 2021 tentang Pemberian Keringanan Retribusi Daerah dan Penghapusan Sanksi Administratif Berupa Bunga Terlambat Bayar kepada Wajib Retribusi Terdampak Bencana Wabah Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

"Omongan yang beredar di luar kan kita maunya gratis, tapi sebenarnya kalau biaya sewa rusun bayar kita mau buktikan bahwa kita juga mampu asalkan sesuai dengan yang terprogram," kata Shirley.

Sementara itu, Kasatlak Pelayanan UPRS III, Faisal Rahman menerangkan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memfasilitasi bus sekolah bagi 18 siswa penghuni eks Kampung Bayam.

Bus sekolah akan mengantar-jemput siswa yang rata-rata bersekolah di kawasan Tanjung Priok dan Pademangan.

“18 siswa itu terdiri dari tujuh siswa SD, enam siswa SMP dan lima siswa SMA,” kata Faisal Rahman.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya