Berita

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan saat gelar Pasar Murah di Semarang/Net

Politik

Bantu Rakyat Dapat Bapok Terjangkau, Kemendag Sinergi Bulog dan Muhammadiyah Gelar Pasar Murah di Semarang

RABU, 27 SEPTEMBER 2023 | 08:56 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kementerian Perdagangan terus berupaya menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan barang kebutuhan pokok (bapok), khususnya beras, dengan harga terjangkau.

Terbaru, Kemendag bersinergi dengan Badan Urusan Logistik (Bulog) dan
Muhammadiyah menggelar pasar murah di Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa (26/9).

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mengurai bahwa sinergi melalui pasar murah ini dilakukan agar masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok (bapok), khususnya beras, dengan harga terjangkau.

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan mengurai bahwa sinergi melalui pasar murah ini dilakukan agar masyarakat bisa mendapatkan barang kebutuhan pokok (bapok), khususnya beras, dengan harga terjangkau.

“Kita melaksanakan Pasar Murah bekerja sama dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah. Diharapkan ke depannya, Pasar Murah dapat dilaksanakan di seluruh Jawa Tengah dan Jawa Timur,” kata Mendag Zulkifli Hasan saat memberi sambutan.

Acara pasar murah ini turut dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, KH. Tafsir, serta perwakilan dari Bulog.  Sedangkan Mendag Zulkifli Hasan didampingi langsung Sekretaris Jenderal Kemendag Suhanto.

Pada Pasar Murah ini tersedia 500 paket bapok yang terdiri atas beras ukuran 5 kilogram yang dijual seharga Rp10.500/kg dan Minyakita Rp14.000/liter.

“Beras yang tersedia di sini merupakan beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) Bulog sehingga kualitasnya bagus,” ungkap Mendag Zulkifli Hasan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya