Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Aparat Lebanon Ringkus Tersangka Penembak Kedubes AS

SELASA, 26 SEPTEMBER 2023 | 16:41 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pasukan keamanan Lebanon dikabarkan berhasil meringkus satu orang tersangka yang terlibat dalam penembakan yang terjadi di dekat kedutaan Amerika Serikat (AS) di Beirut pekan lalu.

Berdasarkan laporan yang dimuat New Arab, Selasa (26/9), tersangka itu diidentifikasi sebagai pria berkebangsaan Lebanon. Dalam penangkapannya itu, aparat keamanan Lebanon telah menyita amunisinya yang ia gunakan untuk menyerang misi diplomatik tersebut.

Peristiwa penembakan yang terjadi pada Rabu malam waktu setempat itu telah mengguncang keamanan di sekitar kedutaan besar AS di daerah Awkar, timur laut Beirut.


Pasalnya, kompleks kedutaan selalu dijaga ketat oleh petugas keamanan, dan insiden semacam itu jarang terjadi.

Meski begitu, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dari insiden tersebut, namun Duta Besar Amerika untuk Lebanon, Dorothy Shea, mengeluarkan pernyataan tegas bahwa kedutaan tidak akan terintimidasi oleh peristiwa tersebut.

“Kami tahu pihak berwenang sedang menyelidiki insiden ini,” ujar Shea setelah bertemu dengan Perdana Menteri sementara Lebanon, Najib Mikati, yang mengutuk penembakan tersebut.

Amerika Serikat pernah memindahkan kedutaan besarnya dari Beirut ke Awkar pada 1983, setelah serangan bom bunuh diri mengerikan terjadi di ibu kota Lebanon, yang menewaskan lebih dari 60 orang. Keputusan ini diambil untuk meningkatkan keamanan fasilitas diplomatik AS di Lebanon.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya