Berita

Anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari/RMOL

Politik

Tak Ingin Menguap Begitu Saja, Komisi III DPR Desak Skandal Rp349 Triliun Dituntaskan

SELASA, 26 SEPTEMBER 2023 | 16:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI memastikan akan terus mengawal perkembangan skandal transaksi mencurigakan sebesar Rp349 triliun yang terjadi di lingkungan Kementerian Keuangan hingga menemukan titik terang.

Pasalnya, hingga kini belum ada kejelasan mengenai penyelesaian kasus yang terjadi di Kementerian yang dinakhodai Sri Mulyani Indrawati itu.

“Kita berharap bahwa isu 349T itu tidak berhenti begitu saja, harus ada ujungnya. Apa ujungnya?” kata anggota Komisi III DPR RI Taufik Basari kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (26/9).


Taufik menegaskan bahwa jika Kementerian Politik Hukum dan Keamanan di bawah kepemimpinan Mahfud MD dan Kementerian Keuangan dapat mengkonfirmasi dugaan pencucian uang sebesar Rp349 triliun, maka para pelaku harus dikejar dan diadili.

“Kita mendorong agar pemerintah dan aparat penegak hukum (APH) mampu untuk melakukan penegakan hukum, mencari siapa saja yang bertanggung jawab terhadap Rp349T itu dan mengembalikan kerugian negara sebesar 349T itu,” tegas Ketua DPP Partai Nasdem ini.

Lebih lanjut, Taufik tidak ingin pemerintah dalam hal ini Menko Polhukam dan Menkeu Sri Mulyani hanya membuat geger publik atas temuan skandal transaksi janggal Rp349 triliun, namun menguap begitu saja, alias tidak ada tindak lanjutnya.

“Kalau misalnya tidak berhasil, tentu akan timbul pertanyaan ya, kenapa di awal kesannya heboh tapi kemudian tidak ada tindak lanjut yang konkret?” pungkasnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya