Berita

Tim Garda Nasional Hawaii saat memantau pos pemeriksaan di Jalan Kaniau pada 25 September, ketika beberapa penduduk Lahaina, Hawaii, diizinkan mengunjungi sisa-sisa rumah mereka/AP

Dunia

Perdana, Sejumlah Warga Lahaina Kembali ke Rumah Setelah Kebakaran Hutan

SELASA, 26 SEPTEMBER 2023 | 15:26 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Setelah hampir tujuh minggu berlalu sejak kebakaran hutan menghanguskan kota Lahaina, Hawaii, Amerika Serikat, sekelompok kecil warga di kota itu telah kembali ke rumah.

Mengutip laporan Aljazeera, Selasa (26/9), momen tersebut telah membawa berbagai perasaan emosional bagi para penduduk setempat yang menyaksikan kota mereka hancur dalam kebakaran yang menghanguskan pada 8 Agustus.

"Beberapa dari mereka yang tiba di kota ini berhenti sejenak untuk merenung atas kehancuran yang mereka saksikan. Ada juga yang sibuk mencari kenang-kenangan yang mungkin masih bisa mereka temukan di tengah reruntuhan yang tersisa," kata administrator sementara Badan Manajemen Darurat Maui, Darryl Oliveira.


Menurutnya, hingga dini hari, sekitar 16 kendaraan yang membawa penduduk setempat telah memasuki kawasan itu, di mana area pertama yang diizinkan untuk penduduk kembali ada di zona sekitar dua lusin lahan di bagian utara Lahaina.

Penduduk diberikan izin untuk masuk ke zona ini dengan waktu yang diawasi dari Senin dan Selasa pada pukul 08.00 hingga 16.00, dengan pejabat kota mengimbau agar para penduduk yang kembali tidak menyaring abu, karena ada potensi terjadinya debu beracun.

Warga yang kembali ke kota ini telah diberikan akses ke air bersih, tempat berteduh, fasilitas mencuci, toilet portable, layanan kesehatan fisik dan mental, serta bantuan transportasi jika diperlukan. Organisasi nirlaba juga menyediakan alat pelindung diri seperti masker dan pakaian pelindung.

Para pejabat kota berusaha keras untuk memastikan bahwa warga memiliki ruang dan privasi untuk mereka merenung atau berduka di kawasan itu.

Salah satu warga Lahaina bernama Jes Claydon memiliki kesempatan untuk melihat reruntuhan rumah sewaannya, tempat dia tinggal selama 13 tahun dan membesarkan tiga anaknya.

"Saya ingin memiliki kesempatan untuk berada di sana dan merasakan apa yang telah terjadi, serta membawa barang yang bisa diselamatkan. Apa pun yang bisa saya temukan, bahkan jika itu hanya toples kaca laut, saya tidak sabar untuk mengambilnya. Ini adalah bagian dari rumah saya," katanya.

Sebuah tim sukarelawan dari Samaritan’s Purse, organisasi pelayanan Kristen non-denominasi dikerahkan untuk membantu para penduduk menyortir apa yang masih tersisa dari rumah mereka, mencari kenang-kenangan, dan memulai proses pemulihan.

Kebakaran hutan yang melanda kota ini telah mengakibatkan setidaknya 97 korban jiwa dan menghancurkan lebih dari 2.000 bangunan, sebagian besar adalah rumah.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Relawan Gigit Jari Gegara Jokowi Batal Wantimpres

Senin, 09 Februari 2026 | 02:01

Jaminan Kesehatan 11 Juta Orang Dicabut Bikin Ketar-ketir

Senin, 09 Februari 2026 | 01:29

MKMK Tak Bisa Batalkan Keppres Adies Kadir Jadi Hakim MK

Senin, 09 Februari 2026 | 01:11

Baznas-Angkasa Malaysia Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis Masjid

Senin, 09 Februari 2026 | 01:01

Kata Pengantar Buku, YIM: Keadilan yang Memulihkan Hak

Senin, 09 Februari 2026 | 00:35

Bahlil Takut Disebut Pengkhianat soal Prabowo-Gibran Dua Periode

Senin, 09 Februari 2026 | 00:32

Tradisi Jual Beli Istri di Eropa, Budaya Rakyat Abad ke-17 sampai ke-20

Senin, 09 Februari 2026 | 00:09

Sakit Jokowi Dicurigai cuma Sandiwara

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:27

Prestasi Timnas Futsal Jadi Kebanggaan Rakyat

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:22

Delegasi Indonesia Paparkan Konsep Diplomasi Humanis di YFS 2026 Jenewa

Minggu, 08 Februari 2026 | 23:05

Selengkapnya