Berita

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Habiburrokhman/RMOL

Politik

Bela Kaesang jadi Ketum PSI Bukan Politik Dinasti, Gerindra Singgung Puan hingga AHY

SELASA, 26 SEPTEMBER 2023 | 12:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP Partai Gerindra menilai dipilihnya putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep, sebagai ketua umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bukanlah politik dinasti.

“Jauh lah ya (dari politik dinasti),” kata Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Habiburrokhman kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (26/9).

Habiburrokhman lantas menyinggung Ketua DPP PDIP Puan Maharani yang aktif di politik karena sang Ibunda Megawati Soekarnoputri aktif di politik. Ia juga mencontohkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menggantikan ayahnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).


Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR RI Fraksi Gerindra itu, Kaesang tidak melakukan politik dinasti sebagaimana Puan hingga AHY yang memilih terjun ke dunia politik.  

“Misalnya mbak Puan anaknya Ibu Mega anda sebut dinasti bukan? Pak AHY anaknya Pak SBY politik dinasti bukan? Ibu Mega anaknya Bung Karno politik dinasti bukan? Ya seperti apa? Yang jelas ini bukan sesuatu hal yang sifatnya negatif. Ini sangat positif sekali,” tegasnya.

Lebih jauh, Habiburrokhman pun mencontohkan dirinya yang mulai mengarahkan anaknya yang masih berusia 12 tahun ke dunia politik. Menurutnya, itu hal yang wajar.

“Saya saja, anak saya sekarang masih umur 12 tahun sudah saya arahkan untuk mengikuti jejak papahnya menjadi politisi,” tandasnya.



Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya