Ilustrasi/RMOLNetwork
Ilustrasi/RMOLNetwork
Dana hibah itu diberikan kepada KPU Jabar sebelum tahapan pilkada dimulai. Apabila pilkada berlangsung November 2024, maka tahapan pemilihan bakal dimulai November 2023. Dana itu akan digunakan selama 12 bulan atau satu tahun, dimulai November 2023. Pihak KPU Jabar telah mengajukan dana sebesar Rp1,15 triliun.
Anggaran pilkada itu akan digunakan untuk tahap persiapan seperti pembuatan regulasi, penetapan tahapan, proses pembentukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS), dan pemutakhiran data pemilih, yang antara lain sejumlah tahapan harus sudah dimulai sejak November 2023.
Populer
Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25
Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07
Senin, 02 Februari 2026 | 13:47
Senin, 26 Januari 2026 | 00:29
Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50
Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41
Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51
UPDATE
Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05
Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04