Berita

Calon hakim konstitusi menjalani uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test di Komisi III DPR RI, Senin (25/9)/RMOL

Politik

Komisi III DPR Sentil Calon Hakim MK Reny Halida yang Pernah Diskon Hukuman Belasan Koruptor

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 14:01 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi III DPR RI menyoroti calon hakim konstitusi, Reny Halida Ilham Malik, yang menjalani uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test di Komisi III DPR RI, pada Senin (25/9).

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDIP Ichsan Sulistyo mengulas rekam jejak Reny Halida Ilham Malik selama menjadi Hakim Ad Hoc Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang pernah mendiskon hukuman para koruptor.

“Tercatat di kami ada 11 kasus yang mendapat keringanan kasus-kasus korupsi, tentunya ini ya mendapat keringanan yang diputuskan oleh ibu sebagai salah satu majelis hakim,” tegas Ichsan.


Politikus PDIP itu lantas mempertanyakan komitmen Reny Halida jika kelak menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK). Sementara, belasan perkara yang pernah diputus justru meringankan koruptor.

“Saya gak mau masuk lah, saya punya datanya siapa-siapa saja yang ibu berikan diskon hukuman dalam kasus korupsi. Tapi, bagaimana ibu meyakinkan kami bahwa ibu akan memberikan keputusan yang adil di MK?” tandasnya.

Menjawab pertanyaan Ichsan, Reny lantas mengatakan bahwa dirinya telah memutus ratusan perkara saat menjadi Hakim Ad Doc Pengadilan Tinggi (PT) DKI Jakarta. Ia menyesalkan hanya belasan kasus yang disorot Komisi III DPR RI.

“Terhadap rekam jejak saya memberikan keputusan keringanan kepada yang dikatakan koruptor, sebenarnya saya sebagai hakim pengadilan tindak pidana korupsi itu 10 tahun 3 bulan saya mengadili memeriksa memutus perkara lebih dari 100 dan itu hanya dilihat dari sebagian kecil putusan saya yang menjadi perhatian,” kata Reny berkilah.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

UPDATE

Bandit Keuangan Terorganisir

Minggu, 20 September 2026 | 00:02

Perjuangkan Hak Retaker, Willy Aditya: Republik Berdiri dari Tangan Dokter

Sabtu, 19 September 2026 | 23:58

Kemenkeu Tahan SAL Rp200 Triliun di Bank Hingga Juli 2027

Sabtu, 19 September 2026 | 23:32

KSAD Siapkan Helikopter Mi-35M Buatan Rusia untuk Misi Kemanusiaan di Papua

Sabtu, 19 September 2026 | 23:21

Disorot Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari Pengurus Golkar

Sabtu, 19 September 2026 | 22:47

Sektor Pariwisata RI Stagnan, Indonesia Kalah Cepat dari Vietnam

Sabtu, 19 September 2026 | 22:34

Kopasgat dan Satgas Habema Tangkap Pentolan OPM Abdon Kisamdu

Sabtu, 19 September 2026 | 21:56

PP IPA Dukung Prabowo Gratiskan Biaya Pendidikan SD hingga Universitas Negeri

Sabtu, 19 September 2026 | 21:37

Selebgram Jule Tak Jadi Tersangka Meski Konsumsi Etomidate, Ini Penjelasan Polisi

Sabtu, 19 September 2026 | 21:31

Bongkar Praktik Shadow Economy WNA di Bali, Hotel Lokal Terancam Kalah Saing

Sabtu, 19 September 2026 | 20:31

Selengkapnya