Berita

Uji coba obat penumbuh gigi pada musang/Net

Kesehatan

Perusahaan Farmasi Jepang Kembangkan Obat Penumbuh Gigi

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 14:03 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sebuah perusahaan farmasi asal Jepang, Toregem Biopharma, tengah mengembangkan obat untuk menumbuhkan gigi baru. Terobosan ini bahkan akan diujicobakan secara klinis pada manusia mulai tahun depan.

Toregem Biopharma, yang didanai oleh Universitas Kyoto, telah mengembangkan obat antibodi untuk menghambat protein di mulut yang menekan pertumbuhan dan menghentikan perkembangan tunas gigi. Singkatnya, protein USAG-1 itu dinonaktifkan untuk memungkinkan pertumbuhan gigi.

Dikutip ABC News pada Senin (25/9), tim ilmuwan sudah berhasil memberikan obat tersebut pada musang, yang memiliki gigi susu dan gigi permanen yang mirip dengan manusia, pada tahun 2018.


Sebagai tindak lanjut, mereka ingin melakukan uji coba pada manusia mulai Juli 2024. Perusahaan juga berencana melakukan uji klinis kedua pada anak-anak yang lahir tanpa sebagian atau seluruh giginya.

Diharapkan obat tersebut dapat dipasarkan pada tahun 2030.

Di situs web perusahaan, Presiden Toregem Biopharma, Honoka Kiso mengatakan dia telah kehilangan gigi karena penyakit tulang ketika masih remaja.

“Saya ingin mempelajari penyebab penyakit saya dan bagaimana cara meregenerasi gigi yang hilang,” ujarnya.

Kiso menuturkan, Toregem Biopharma berharap dapat mengobati pasien kehilangan gigi bawaan yang tidak tumbuh tunas gigi permanen karena penyebab genetik.

“Tujuan akhir (kami) adalah untuk menawarkan solusi klinis yang canggih dan berbasis ilmiah untuk pertumbuhan gigi yang berasal dari jaringan mereka sendiri," pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya