Berita

Prabowo Subianto foto bersama Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani/Ist

Politik

Prabowo Lebih Baik Gandeng Puan daripada Ganjar, Seandainya PDIP Sepakat Gabung KIM

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 13:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Komposisi yang pas jika Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan Koalisi PDI Perjuangan bersatu mengusung calon presiden dan calon wakil presiden, sebagian pihak menilai lebih baik memasangkan Prabowo Subianto dengan Puan Maharani.

Direktur Political and Public policy Studies (P3S), Jerry Massie menilai, jika Prabowo dipasangkan dengan Puan, potensi memperlebar ceruk suara pemilih, dan akan menjadi lawan berat bagi pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (Cak Imin).

Namun menurutnya, jika Prabowo dipasangkan dengan Ganjar Pranowo yang kini diusung sebagai capres PDIP, tidak memberikan keuntungan elektoral yang signifikan.


"Jika Prabowo berpasangan dengan Puan, maka akan sulit Anies-Imin untuk memenangkan pertarungan Pilpres 2024," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/9).

Salah satu indikator kemenangan Prabowo akibat menggaet Puan sebagai cawapres, dipandang Jerry adalah faktor keturunan dan gender.

"Karena Puan akan menjadi simbol kesetaraan gender. Apalagi ia termasuk trah Soekarno. Jadi sudah jelas, dukungan akan mengalir dari pendukung Soekarno dan para penggerak kemandirian wanita," tutur pengamat politik lulusan American Global University itu.

Dia menduga, capres-cawapres di Pilpres 2024 hanya akan menjadi dua pasangan calon apabila skema Prabowo-Puan diwujudkan KIM yang mengusung Prabowo dan Koalisi PDIP yang saat ini masih mengusung Ganjar.

"Jika PDIP banting stir mengajukan Puan Maharani sebagai calon wakil Prabowo Subianto, yang otomatis akan membatalkan keputusan pencalonan Ganjar Pranowo sebagai capres,” demikian Jerry menambahkan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya