Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono usai menghadiri acara HUT ke-78 TNI di Silang Monas, Minggu (24/9)/RMOL

Presisi

Usut Penyebab Kematian Brigadir HS, Kapolri Minta Penyidik Manfaatkan SCI

SENIN, 25 SEPTEMBER 2023 | 04:25 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta jajarannya untuk memanfaatkan Scientific Crime Investigation (SCI) atau investigasi kejahatan berbasis ilmiah dalam mengungkap penyebab kematian pengawal pribadi (Walpri) Kapolda Kaltara, Brigadir HS.

"Manfaatkan CSI yang kita miliki sehingga kemudian hasil akhirnya betul-betul bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah," kata Listyo usai menghadiri acara HUT ke-78 TNI di Silang Monas, Jakarta Pusat, Minggu (24/9).

Tak sampai di situ, Sigit juga memerintahkan Bareskrim Polri dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) bekerja maksimal untuk mengungkap penyebab kematian yang sebenarnya.


"Saya sudah perintahkan juga dari Bareskrim, Puslabfor untuk ikut mendukung dokter-dokter forensik kita sehingga kemudian hasilnya betul-betul bisa dipertanggungjawabkan ke publik terutama ke keluarga. Saya kira Polri selalu transparan," tutur Sigit.

Brigadir HS ditemukan tak bernyawa di salah satu kamar rumah dinas Kapolda Kalimantan Utara, di Tanjung Selor, Bulungan, Kaltara pada Jumat siang (22/9).

Dia merupakan unsur Brimob yang belum lama bertugas sebagai pengawal pribadi Kapolda Kaltara. Dugaan awal, penyebab meninggalnya Brigadir HS karena kelalaian saat membersihkan senjata api.

Sebab saat ditemukan meninggal dunia, ditemukan senjata api jenis HS-9 dengan Nomor Senpi HS178837, inventaris dinas dekat Brigadir HS.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

KPK: Capres hingga Kepala Daerah Idealnya Tidak Karbitan

Minggu, 26 April 2026 | 17:35

Victor Orban Angkat Kaki dari Parlemen Hongaria, Fokus Benahi Partai

Minggu, 26 April 2026 | 17:18

Menlu Iran Temui Sultan Oman setelah Mediasi di Pakistan Gagal

Minggu, 26 April 2026 | 16:38

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

Minggu, 26 April 2026 | 16:37

PAD Retribusi Sampah Bocor Rp20 Miliar, Baunya di Saku Birokrat?

Minggu, 26 April 2026 | 16:01

Beyond Nostalgia ALJIRO Dorong Alumni Berperan untuk SDM

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Tersangka Penembakan Gala Dinner Wartawan Incar Pejabat Trump

Minggu, 26 April 2026 | 15:50

Comeback Sempurna di Bawah Keteduhan Trembesi

Minggu, 26 April 2026 | 15:42

Dua Laksamana Masuk Bursa Kuat KSAL

Minggu, 26 April 2026 | 15:40

Daycare Lakukan Kekerasan Harus Dicabut Izin dan Pelaku Dipenjara

Minggu, 26 April 2026 | 14:57

Selengkapnya