Berita

Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo saat menghadiri acara Mata Najwa di Universitas Gadjah Mada (UGM)/Net

Politik

Hasil Citra Drone Emprit: Ganjar Pranowo Dinilai Cenderung Melakukan Blunder

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2023 | 08:50 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bakal calon presiden (Bacapres) dari PDI Perjuangan, Ganjar Pranowo dinilai cenderung melakukan blunder saat menghadiri acara Mata Najwa di Universitas Gadjah Mada (UGM) beberapa waktu lalu.

Penilaian ini tercermin dari hasil pencitraan yang dilakukan Drone Emprit di media sosial. Sebagaimana dikutip dari akun media sosial X milik pendiri Drone Emprit, Ismail Fahmi, tercermin bahwa Narasi tentang Ganjar Pranowo banyak diisi akun internal pendukung dan akun pro-Anies Baswedan.

Narasi yang dikembangkan berkisar mengenai klaim bahwa jawaban Ganjar Pranowo paling solutif, Bawaslu menyatakan video kepala daerah ajak pilih Ganjar melanggar UU Pemilu, respon Ganjar soal presiden boneka, hingga kritik pernyataan Ganjar soal SDM Indonesia yang tidak bisa bersaing dengan TKA China.


“Selain itu, akun publik dan kontra Ganjar memberikan penilaian bahwa Ganjar cenderung melakukan blunder,” terang Ismail Fahmi dalam kicauannya yang dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/9).

Adapun konten yang paling banyak disorot, sehingga Ganjar disebut blunder adalah pernyataan tentang “10 besar lulusan terbaik itu jadi dosen, masak jadi MC?”. Sempat terjadi adu mulut ringan antara Ganjar dan Najwa Shihab saat pernyataan itu muncul.

“Pernyataan ini massif digoreng oleh netizen kontra Ganjar,” tegas Ismail Fahmi.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

ISIS Mengaku Dalangi Serangan Bom Bunuh Diri di Masjid Syiah Pakistan

Minggu, 08 Februari 2026 | 16:06

BNI Gelar Aksi Bersih Pantai dan Edukasi Kelola Sampah di Bali

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:36

Miliki Lahan di Makkah, Prabowo Optimistis Turunkan Biaya Haji

Minggu, 08 Februari 2026 | 15:16

Dukungan Parpol ke Prabowo Dua Periode Munculkan Teka-teki Cawapres

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:52

KPK Telusuri Kongkalikong Sidang Perdata Perusahaan Milik Kemenkeu Vs Masyarakat di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:42

RI Harus Tarik Diri Jika BoP Tak Jamin Keadilan Palestina

Minggu, 08 Februari 2026 | 14:32

Kehadiran Prabowo di Harlah NU Bawa Pesan Ulama-Umara Bersatu

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:50

Forum Perdana Board of Peace akan Berlangsung di Washington pada 19 Februari

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:31

Prabowo Tegaskan Pemimpin Wajib Tinggalkan Dendam dan Kebencian

Minggu, 08 Februari 2026 | 13:17

KPK Gali Dugaan Korupsi Dana Konsinyasi di PN Depok

Minggu, 08 Februari 2026 | 12:28

Selengkapnya