Berita

Mendag Zulkifli Hasan saat menghadiri Pembukaan Muktamar Rifa'iyah ke-10 yang diselenggarakan di Gedung Olah Raga Abirawa, Batang, Jawa Tengah, Sabtu (23/9)/Ist

Politik

Apresiasi Peran Rifa'iyah, Mendag Zulhas Serukan Kolaborasi Majukan Ekonomi Umat

MINGGU, 24 SEPTEMBER 2023 | 03:48 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengajak masyarakat berkolaborasi dan bekerja sama untuk memajukan perekonomian nasional. Dengan kerja sama dan kolaborasi ini, ekonomi umat akan makmur.

"Masyarakat harus fokus memajukan ekonomi dan tidak mudah diadu domba. Ekonomi yang kuat dapat menyelesaikan berbagai masalah di masyarakat dan bangsa," kata Mendag Zulhas saat menghadiri Pembukaan Muktamar Rifa'iyah ke-10 yang diselenggarakan di Gedung Olah Raga Abirawa, Batang, Jawa Tengah, Sabtu (23/9).

"Kata kunci keberhasilan adalah kolaborasi, kerja sama, dan persaudaraan. Kita bisa menyelesaikan semua masalah karena bekerja sama," tambahnya.


Mendag Zulhas juga menjelaskan, saat ini ekonomi di berbagai negara mengalami kelumpuhan pasca pandemi.

Sementara di Indonesia, sambung dia, inflasi terkendali dan pertumbuhan ekonomi stabil. Selain itu, neraca dagang Indonesia mengalami tren surplus.

Ketua Umum DPP PAN itu mengajak peserta yang hadir terus berjuang untuk negara dan bangsa, serta menjaga persatuan. Selain itu, terus terlibat dalam diskusi produktif dan jangan mudah diadu domba.

"Saya mengajak umat berjuang ke arah yang substansi seperti bagaimana ekonomi kita maju, bagaimana anak-anak kita menguasai ilmu," imbuh dia.

Dalam kesempatan itu, Mendag Zulhas mengapresiasi kehadiran organisasi Rifa'iyah serta kontribusi KH Ahmad  Rifa'i dalam menyebarkan dakwah sekaligus melawan kolonialisme pada masanya.

"Saya hadir di sini atas nama pribadi, juga mewakili pemerintah pusat. Terima kasih kepada rifaiyah, perannya tak terkira," ungkapnya.

Hadir  pada acara ini Wakil Ketua MPR RI Arsul Sani, Ketua Umum PP Rifa'iyah KH Mukhlisin Muzarie, dan PJ Bupati Batang Lani Dewi Rejeki.

Rifa'iyah adalah organisasi keislaman yang didirikan pengikut KH Rifa'i pada 1965. KH Rifa'i sendiri merupakan tokoh pergerakan Islam pada zaman penjajahan Belanda yang lahir sekitar 1786 di Kendal, Jawa Tengah.

Selain itu, dia juga mendirikan sebuah pesantren di Kalisalak sepulang menimba ilmu di tanah suci Mekkah dan Mesir. Perjuangannya melawan kolonial membuat KH Ahmad Rifa'i diasingkan ke Ambon pada 1859.

"Perjuangan Syekh Rifa'i akan terus diingat. Kontribusinya kepada perjuangan, NKRI, pendidikan sungguh luar biasa. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," tutup Mendag Zulhas.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya