Berita

Rupert Murdoch/Net

Bisnis

Tony Abbott Dicalonkan sebagai Dewan Direksi Fox Corporation, Gajinya Mencapai Rp 4,9 Miliar

SABTU, 23 SEPTEMBER 2023 | 11:34 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sehari setelah mogul media Rupert Murdoch mengundurkan diri sebagai kepala Fox Corporation, mantan Perdana Menteri Australia Tony Abbott dilaporkan telah dinominasikan menjadi anggota dewan perusahaan tersebut.

Selain Abbot, yang juga dinominasikan menjadi dewan direksi adalah eksekutif teknologi Peggy Johnson.

Lachlan Murdoch, yang menggantikan posisi sang ayah menyambut baik pencalonan kedua tokoh itu.


“Saya menyambut baik nominasi Peggy Johnson dan Tony Abbott di dewan,” kata Lachlan Murdoch dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari 9News, Sabtu (23/9).

Pencalonan Abbott dan Johnson akan dipertimbangkan oleh pemegang saham pada pertemuan tahunan akhir tahun ini.

Abbott menjabat sebagai perdana menteri dari tahun 2013 hingga 2015, dan menjadi anggota parlemen dari tahun 1994 hingga 2019.

Sejak meninggalkan perannya di pemerintahan, Abbott menjabat sebagai penasihat di Dewan Perdagangan Inggris.

Jika pencalonannya disetujui, ia akan bergabung dengan dewan yang juga beranggotakan mantan Ketua DPR AS Paul Ryan.

Gaji Abbott belum diungkapkan, namun sebagian besar anggota dewan direksi Fox mendapat gaji sekitar 500.000 dolar Australia (setara 4,9 miliar rupiah).

The Fox Corporation adalah perusahaan yang berbasis di AS dan menjalankan cabang televisi di kerajaan Murdoch.

Perusahaan sejenisnya, News Corp, menjalankan bisnis surat kabar, serta aset Murdoch di Australia, termasuk Foxtel, Sky News, dan lebih dari seratus surat kabar.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya