Berita

Ketua DPP GAMKI Bidang Kemaritiman dan Investasi, Prima Surbakti/Ist

Politik

GAMKI Minta Menteri Investasi Selesaikan Kasus Rempang Sesuai Aspirasi Warga Setempat

SABTU, 23 SEPTEMBER 2023 | 01:28 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tuntutan kepada Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia, untuk menuntaskan masalah di Rempang, Batam, Kepulauan Riau, semakin kuat. Salah satunya disampaikan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI).

Ketua DPP GAMKI Bidang Kemaritiman dan Investasi, Prima Surbakti mengatakan, konflik pembebasan lahan proyek Rempang Eco-City harus diselesaikan dengan cermat dan tidak tergesa-gesa.

"Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang ditugaskan Presiden Jokowi untuk menyelesaikan kasus Rempang harus mencari solusi dengan prinsip kehati-hatian, dan lebih banyak mendengar aspirasi dari masyarakat Rempang," kata Prima dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/9).


Menurut Prima, ada pihak-pihak yang memanfaatkan konflik Rempang untuk menebarkan ketakutan kepada para investor yang ingin berinvestasi di Indonesia.

"Ada saja pihak dari negara-negara lain yang memanfaatkan kasus Rempang ini untuk mempengaruhi para investor seakan-akan proses investasi di Indonesia tidak kredibel, sulit, dan banyak tantangan," tuturnya.

Agar tidak kembali terulang, Prima memandang perlu bagi pemerintah untuk lebih cermat dalam hal prosedur penanaman modal atau investasi dari pengusaha-pengusaha.

Sehingga, dia juga meminta pemerintah memastikan setiap investasi yang masuk ke Indonesia memperhatikan keberadaan dan aspirasi dari masyarakat lokal. Sehingga tidak terjadi konflik antara potensi investasi dengan masyarakat setempat.

"Menteri Koordinator bidang Perekonomian dan Menteri Investasi harus menyelesaikan persoalan Rempang dengan komprehensif, jangan sampai ada masalah yang tersisa. Harus benar-benar tuntas sehingga tidak terjadi lagi gejolak di tengah warga lokal," lanjut Prima.

Menurutnya, selama ini Presiden Joko Widodo melakukan kebijakan dengan analisis yang komprehensif, sehingga pihaknya berharap hal yang sama juga dilakukan oleh jajaran kementerian dan pemerintah daerah.

"Kita bisa melihat peristiwa sebelumnya, karena terburu-buru, terjadi konflik dan semua pihak dirugikan. Kepolisian dan TNI yang bertugas menjaga keamanan, terpaksa harus berhadapan dengan masyarakat. GAMKI tidak mau peristiwa ini terulang kembali," katanya.

Lebih lanjut, Prima mengatakan, tugas pemerintah mewujudkan iklim investasi yang berkualitas dan tidak berorientasi untuk mengejar target realisasi investasi tahunan saja. Melainkan harus juga mengutamakan peran serta dan partisipasi dari masyarakat, terkhusus warga setempat.

"Investasi harus mendatangkan kesejahteraan untuk masyarakat, saling menguntungkan, melibatkan masyarakat, dan menggunakan konten lokal,” tegasnya.

"Dan sebagai pihak yang mendapatkan manfaat dari investasi, PT MEG harus juga proaktif menyelesaikan kasus Rempang ini. Jangan terkesan lepas tangan dan membiarkan pemerintah menyelesaikan sendiri," demikian Prima.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya