Berita

Presiden Joko Widodo bersama dengan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Relawan Jokowi Ingin Ganjar dan Prabowo Saling Mengisi, Bukan Berkompetisi

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2023 | 08:51 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Upaya menyatukan Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto pada Pilpres 2024 mendatang merupakan solusi untuk kepastian keberlanjutan pembangunan bangsa. Apalagi keduanya sudah dalam satu visi yang sama untuk melanjutkan program Presiden Joko Widodo, sehingga tidak perlu saling berkompetisi.

Begitu tegas Sekretaris Jenderal DPP Jaringan Kemandirian Nasional (Jaman) Hadi Mustafa kepada wartawan, Jumat pagi (22/9). Jaman merupakan bagian dari relawan pendukung Presiden Joko Widodo.  

“Jadi lebih baik sama-sama memilih jalan saling mengisi dan melengkapi,” ujarnya.


Jika dibedah, sambung Hadi, keduanya sama-sama mengusung visi kedaulatan pangan, energi, maritim, industrialisasi, dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

Hal ini selaras dengan apa yang disampaikan Ketum Jaman, Iwan Dwi Laksono kepada Presiden Jokowi saat Rapimnas Jaman di Cirebon tahun 2023. Iwan menjelaskan bahwa siapapun pemimpinnya, yang terpenting mampu meneruskan visi yang dibangun Presiden Jokowi selama 2 periode ini.

“Hanya koalisi Anies-Muhaimin yang mengusung perubahan,” sambungnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya