Berita

Bacapres Prabowo Subianto bersama Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri dan Ketua DPP PDIP Puan Maharani/Ist

Politik

Anthony Budiawan: Tidak akan ada Prabowo-Ganjar, yang ada Prabowo-Puan!

JUMAT, 22 SEPTEMBER 2023 | 06:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wacana menduetkan Bakal Capres PDIP Ganjar Pranowo dengan Ketua Umum DPP Gerindra Prabowo Subianto dinilai sebagai hal yang tak realistis.

Hal itu disampaikan Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan dalam akun media sosial X milik pribadinya, @AnthonyBudiawan, Kamis (21/9).

"Ini mimpi relawan. Tidak realistis. Kalau duet, PDIP maunya Ganjar (Capres)-Prabowo (Cawapres). Prabowo pasti menolak. Merendahkan. Masa Ketum jadi Cawapres kader? Kalau Prabowo jadi Capres, untuk apa pasang Ganjar jadi Cawapres? Sekalian saja Puan!" tulis Anthony.


Sambung dia, dalam keterangannya di pesan WhatsApp, kalau sampai terjadi duet, PDIP pasti maunya Ganjar (Capres)-Prabowo (Cawapres) menjadi harga mati.

"Mungkin harga mati. Tapi, Prabowo pasti menolak. Merendahkan. Masa Ketum dari partai besar hanya menjadi Cawapres dari seorang kader partai saja?" tegasnya.

Melihat kapasitas Prabowo, Anthony berkeyakinan bahwa Menteri Pertahanan RI itu pasti memiliki bargaining sebagai capres.

"Artinya, Prabowo pasti tetap diajukan sebagai Capres. Terus, untuk apa lagi pasang Ganjar jadi Cawapres? Tidak ada nilai tambah. Bagi PDIP, lebih baik sekalian saja jadikan Puan Maharani sebagai Cawapres Prabowo! Artinya, tidak akan ada Prabowo-Ganjar. Yang ada Prabowo-Puan!" tegasnya lagi.

Dalam keterangan tambahannya, ekonom yang dikenal kritis itu menyebut bahwa isu ini sangat berbahaya bagi Prabowo dan koalisinya.

"Isu duet Prabowo Ganjar sangat bahaya bagi Prabowo, bisa memperlemah Koalisi Indonesia Maju. Jangan sampai insiden PKB/Imin terulang. Bisa-bisa Golkar dan Demokrat bentuk koalisi sendiri. Atau Golkar malah dukung Koalisi Perubahan, karena merasa tidak dianggap dan direndahkan?" jelasnya.

Sebelumnya kelompok relawan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Projo Bali mengusulkan agar Prabowo dan Ganjar bisa berduet sebagai capres dan cawapres.

Usulan itupun mendapat respon dari Bacapres Ganjar Pranowo usai menghadiri rapat Tim Pemenangan Nasional (TPN) di Gedung High End, Kebon Sirih, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (20/9).

"Kalau politik itu sebelum nanti ditetapkan di KPU semua peluang bisa terjadi," kata Ganjar kepada wartawan.

Populer

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Cara Daftar Mudik Gratis BUMN 2026 Lengkap Beserta Syaratnya

Kamis, 12 Februari 2026 | 20:04

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

Tips Aman Belanja Online Ramadan 2026 Bebas Penipuan

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:40

Pasukan Elit Kuba Mulai Tinggalkan Venezuela di Tengah Desakan AS

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:29

Safari Ramadan Nasdem Perkuat Silaturahmi dan Bangun Optimisme Bangsa

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:23

Tips Mudik Mobil Jarak Jauh: Strategi Perjalanan Aman dan Nyaman

Minggu, 22 Februari 2026 | 09:16

Legislator Dorong Pembatasan Mudik Pakai Motor demi Tekan Kecelakaan

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:33

Pernyataan Jokowi soal Revisi UU KPK Dinilai Problematis

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:26

Tata Kelola Konpres Harus Profesional agar Tak Timbulkan Tafsir Liar

Minggu, 22 Februari 2026 | 08:11

Bukan Gibran, Parpol Berlomba Bidik Kursi Cawapres Prabowo di 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:32

Koperasi Induk Tembakau Madura Didorong Perkuat Posisi Tawar Petani

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:21

Pemerintah Diminta Kaji Ulang Kesepakatan RI-AS soal Pelonggaran Sertifikasi Halal

Minggu, 22 Februari 2026 | 07:04

Selengkapnya