Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Repro

Politik

DPR RI Sahkan RUU APBN 2024

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2023 | 11:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

DPR RI secara resmi mengesahkan rancangan UU tentang APBN Tahun Anggaran 2024, dalam rapat paripurna ke-6 masa sidang I DPR RI, di Gedung Nusantara II, Komplek Parlemen, Senayan, Kamis (21/9).

Dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPR RI Puan Maharani tersebut, Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah menyampaikan pandangan 9 fraksi di DPR RI mengenai RUU APBN 2024 senilai Rp3.325 triliun.

dari 9 fraksi di parlemen, hanya PKS yang menyetujui dengan 30 catatan penting yang harus diperhatikan pemerintah.


“Sementara delapan fraksi yaitu PDIP, Golkar, Gerindra, Nasdem, PKB, Demokrat, PAN dan PPP menyetujui atau menerima RUU APBN TA 2024 untuk dilanjutkan dalam pembicaraan tahap II atau pengambilan keputusan dalam rapat paripurna hari ini untuk disahkan menjadi UU,” kata Puan saat memimpin rapat.

“Sedangkan Fraksi PKS  menyetujui atau menerima dengan catatan atas RUU tentang APBN 2024, untuk dilanjutkan ke tingkat II,” imbuhnya.

Kemudian Puan meminta persetujuan dari seluruh fraksi dalam rapat paripurna untuk mengesahkan RUU APBN 2024.

“Selanjutnya kami akan menanyakan kepada setiap fraksi apakah RUU tentang APBN 2024 dapat disetujui menjadi UU?” tanya Puan.

“Setuju,” jawab para anggota dewan yang hadir.

“Terimakasih,” tutup Puan.

DPR RI dan pemerintah telah menyetujui APBN 2024. Dalam rancangan APBN 2024 itu disebutkan defisit ditetapkan sebesar Rp522,8 triliun atau 2,29 persen terhadap PDB, pendapatan negara sebesar Rp2.802,3 triliun, belanja negara Rp3.325,11 triliun, dan pembiayaan sebesar Rp522,8 triliun.

Untuk belanja kementerian/lembaga ditetapkan sebesar Rp1.090,8 triliun. Sementara itu, belanja Non-K/L sebesar Rp1.376,7 triliun terutama untuk pembayaran pensiun yang dinaikkan 12 persen untuk mengikuti perubahan biaya hidup selama 3 tahun terakhir dan juga pemberian subsidi dan kompensasi sesuai perubahan asumsi harga minyak.

Adapun besaran transfer ke daerah dipatok sebesar Rp857,6 triliun.



Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya