Berita

Pembina Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) Muara Karta/Repro

Politik

Berpengalaman di Militer Jadikan Prabowo Sosok Tepat Pimpin Indonesia

RABU, 20 SEPTEMBER 2023 | 10:36 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Sosok Prabowo dinilai tepat menjadi Presiden Indonesia tahun 2024-2029 ketimbang calon lainnya. 

Salah satu pertimbangannya adalah karena Prabowo memiliki pengalaman internasional dan itu dibutuhkan Indonesia dalam menghadapi ancaman yang berasal dari luar negeri di tahun-tahun mendatang.

Demikian disampaikan oleh Pembina Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Advokat Indonesia (DPN Peradi) Muara Karta dalam akum YouTube Nextv12 yang dikutip redaksi pada Rabu (20/9).


"Siapa yang punya pengalaman dan kemampuan dari tiga calon ini ya sosok Prabowo Subianto, nggak ada lagi sosok lain dari pengalaman internasionalnya, dari kemampuannya, dari kemampuan kerjanya dan dari bahasanya pun dia menguasai enam bahasa," kata Karta.

Terkhusus, Karta menyoroti persoalan perang Ukraina dan Rusia yang saat ini masih terjadi.

Tentu hal ini sedikit banyak akan berpengaruh ke negara lain, dan Karta melihat sosok Prabowo mampu menjadi jalan keluar bila krisis atau perang itu berdampak bagi Indonesia.

Terlebih, selama menjabat sebagai Menteri Pertahanan, Prabowo dinilai Karta mampu membuat terobosan di bidang militer.

"Bersama dengan Presiden Jokowi sudah hampir lima tahun ini semua bagus pembangunan untuk kekuatan militer luar biasa. Apalagi sekarang politik internasional lagi gonjang-ganjing ketika Rusia dengan Ukraina tidak selesai-selesai maka saya pikir 2024 ke 2029 Prabowo adalah sosok yang paling tepat untuk jadi seorang presiden," demikian Karta.



Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya