Berita

Bacapres Prabowo Subianto/Ist

Politik

Prabowo: Kebebasan Berpendapat Penting untuk Check and Balances

RABU, 20 SEPTEMBER 2023 | 04:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dalam sebuah negara demokrasi, kebebasan berpendapat sangat penting untuk menjaga keseimbangan tatanan negara.

Demikian ditegaskan Bakal Capres Koalisi Indonesia Maju (KIM) Prabowo Subianto saat menjawab pertanyaan soal UU ITE yang dinilai sarat akan pasal karet.

"Kebebasan berpendapat sangat penting untuk check and balances, untuk mengawasi pejabat, mengawasi penguasa," kata Prabowo dalam acara “Mata Najwa On Stage: 3 Bacapres Bicara Gagasan” yang digelar di Graha Sabha Pramana Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (19/9).


Menteri Pertahanan RI itu juga mengungkap kekhawatirannya tentang beragam platform media sosial yang rentan disalahgunakan. Dia menilai sorotan khusus harus diberikan pada aspek tersebut.

"Intinya yang khawatir adalah nanti platform-platform itu (digunakan) untuk mengujar kebencian, untuk manas-manasin kebencian dan sering (dipenuhi) dengan kebohongan, hoaks dan sebagainya. Menurut saya ini rawan, itu harus diperhatikan," kata Prabowo.

Selain menyampaikan gagasannya, Prabowo hadir di UGM untuk menyampaikan 17 program prioritas yang akan dijalankannya bila dipercaya masyarakat untuk melanjutkan kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

Sejumlah hal yang menjadi perhatian Prabowo antara lain mengenai pemberantasan korupsi, pemenuhan gizi seimbang bagi anak-anak dan ibu hamil, keberlanjutan hilirisasi, hingga pelestarian budaya dan seni.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya