Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade/Net

Politik

Cecar Bahlil, Andre Rosiade Ungkap Proyek Air Bangis Lebih Luas Dibanding Rempang

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 20:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aksi protes warga terhadap proyek pembangunan industri ternyata tidak hanya terjadi di Pulau Rempang, Kepulauan Riau, melainkan juga di Air Bangis, Pasaman Barat, Sumatera Barat.

Hal tersebut diungkap Anggota Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade saat rapat dengar pendapat (RDP), di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/9).

Awalnya, Andre mempertanyakan status proyek Air Bangis kepada Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.


"Berarti proses Air Bangis belum PSN (proyek strategis nasional)?" tanya Andre dalam rapat.

"Dalam proses, tapi PSN-nya belum turun," jawab Bahlil singkat.

Andre terus mencecar soal kepastian status PSN Air Bangis lantaran pembangunan kawasan industri petrokimia tersebut juga ditentang warga.

"Berapa lama lagi?" sergah Andre mencecar.

"Saya enggak bisa meramalkan itu, karena kewenangan itu ada di Menko," jawab Bahlil.

Andre menjelaskan, klarifikasinya terkait status proyek Air Bangis dikarenakan beredar informasi bahwa di daerah kampung halamannya tengah berjalan PSN Air Bangis.

"Benar enggak investasi ini sudah PSN? Karena dongengnya di kampung saya sudah dibilang PSN," sambungnya.

Andre lantas menyinggung peristiwa Pulau Rempang, di mana masyarakat setempat menolak relokasi hingga terjadi bentrokan demi proyek investasi. Ia meminta pemerintah transparan agar kejadian serupa tidak terulang di Air Bangis.

"Ini tanah yang diminta 30 ribu hektare (di proyek Air Bangis), lebih gede loh dari tanah yang ribut-ribut di Rempang itu. Bahkan Pak Menteri baru lihat yang hampir Rp 50-60 triliun di Lotte itu hanya 110 hektare, ini (proyek Air Bangis) 30 ribu hektare," sambung Andre.

Bahlil yang juga mantan Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) itu lantas menjawab normatif pertanyaan yang dilontarkan Andre.

"Pak Andre, saya ulangi ya pernyataan saya. Pertama, PSN-nya belum keluar, tapi proses PSN-nya sedang berjalan," demikian Bahlil.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya