Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Gara-gara Dugaan Berisik, Suami Istri di Taiwan Ditusuk Tetangga

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 16:04 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pembunuhan mengerikan terjadi di kota Kaohsiung, Taiwan Selatan, di mana seorang pasangan suami istri ditemukan tewas di apartemen mereka dalam keadaan mengenaskan.

Pasangan ini diduga tewas akibat serangan brutal oleh seorang tetangga yang tinggal satu lantai di bawah mereka, dengan kedua anak dari pasangan tersebut yang berusia enam dan tujuh tahun dikabarkan menyaksikan pembunuhan itu.

Menurut keterangan kepolisian, insiden itu terjadi pada Jumat lalu sekitar pukul 7.50 pagi waktu setempat yang dilakukan oleh tersangka bermarga Wu, yang terungkap saat kedua anak korban menangis dan melaporkan kejadian itu kepada pihak keamanan.


Mengutip Straits Times, Selasa (19/9), pasangan Luo (35 tahun) dan Cai (36 tahun), ditemukan tewas dengan total 13 luka tusukan di tubuh mereka setelah diserang Wu.

"Setelah analisis forensik, ahli patologi pada Senin mengonfirmasi bahwa Luo, mengalami delapan luka tusukan, termasuk luka di dada yang diduga sebagai penyebab fatal. Sementara Cai, mengalami lima luka tusukan, termasuk tusukan besar di perutnya," bunyi pernyataan dari kepolisian.

Tersangka, Wu yang berusia 63 tahun sempat melarikan diri dengan sepeda motornya setelah melakukan serangan mengerikan tersebut.

Namun, berkat pengawasan ketat dari polisi yang menggunakan kamera pengintai, dia berhasil ditangkap kurang dari tiga jam setelah kejadian.

Meskipun Wu mengakui perbuatannya, dia menolak memberikan keterangan lebih lanjut tentang motif pembunuhan tersebut. Akan tetapi, penyelidik saat ini menduga bahwa perselisihan seputar kebisingan antara tetangga mungkin menjadi pemicu pembunuhan ini.

Wu dikabarkan sering mengeluhkan kebisingan yang berasal dari lantai atas, meskipun keluarga korban tidak selalu berada di rumah. Masalah ini juga sempat dimediasi oleh komite manajemen gedung, meski pertengkaran fisik tidak pernah terjadi sebelumnya.

Di tengah penyelidikan yang masih berlangsung, saat ini pihak berwenang sedang menyusun bantuan psikologis untuk membantu kedua anak korban yang diketahui mengalami trauma berat akibat menyaksikan kejadian tragis yang menimpa kedua orang tuanya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya