Berita

Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Arwani Thomafi/RMOL

Politik

Diungkap Sekjen PPP, Sandiaga dan Mahfud MD Cawapres Terkuat Ganjar

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 14:02 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengungkap bahwa hingga saat ini terdapat dua nama bakal cawapres pendamping Ganjar Pranowo yang menguat di internal koalisi. Dua nama itu adalah Ketua Bappilu DPP PPP Sandiaga Uno dan Menko Polhukam Mahfud MD.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Arwani Thomafi kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/9).

“Pak Sandi yang diusulkan oleh PPP dan Pak Mahfud yang juga disebut oleh teman-teman di partai pengusung Ganjar,” kata Arwani.


Arwani menilai, Sandiaga dan Mahfud merupakan figur yang berdedikasi tinggi terhadap pembangunan bangsa Indonesia.

Oleh karena itu, Arwani meyakini kedua tokoh mampu meneruskan legacy yang ditinggalkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama dua periode.

“Bagi PPP ya, adalah bagaimana kesinambungan apa yang telah dinisiasi, digagas, yang telah dijalankan oleh Pak Jokowi ini bisa dilanjutkan, semakin dikembangkan lebih baik oleh Pak Ganjar dan oleh cawapres yang nantinya akan diputuskan,” kata Arwani.

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengungkapkan bahwa dua kandidat bakal calon wakil presiden yang digadang-gadang akan menjadi pendamping Ganjar Pranowo, yakni Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Waketum Partai Golkar Ridwan Kamil, tak ada lagi di daftar PDI Perjuangan.

Hal itu merupakan buntut dari bergabungnya Partai Demokrat ke Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Prabowo Subianto sebagai bakal calon presiden 2024. Namun begitu, Puan menghormati keputusan AHY berlabuh ke KIM. Meskipun AHY sebelumnya sempat membuka perbincangan dengan PDIP.

"Jadi, walaupun sebelumnya, sudah dilakukan pembicaraan-pembicaraan, ke PDI Perjuangan atau antara PDIP Perjuangan dengan Partai Demokrat," kata Puan di acara Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) 2023 Nahdlatul Ulama (NU), Senin (18/9).

"Namun, kalau kemudian Partai Demokrat akhirnya memutuskan untuk bisa bersama dengan Pak Prabowo, tentu saja PDIP perjuangan menghormati keputusan tersebut," imbuhnya.

Saat disinggung mengenai nama Ridwan Kamil yang sempat mencuat sebagai salah satu kandidat bacawapres Ganjar, Puan mengatakan, Golkar kini bergabung dengan KIM. Maka dari itu, mustahil meminang Ridwan Kamil menjadi pendamping Ganjar.

"Pak RK juga Golkar kan, sudah dengan Pak Prabowo. Jadi Pak RK merupakan kader Golkar, lagipula saya dengar Munas di Golkar tetap memutuskan, bahwa calon presiden dan wakil presidennya adalah Mas Airlangga Hartarto. Jadi tidak mungkin satu kader ada di sini tapi gerbongnya ada di tempat yang lain," kata Puan.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya