Berita

Sekjen Partai Persatuan Pembangunan, Arwani Thomafi, memastikan PPP akan menerima apapun putusan koalisi soal bakal calon wapres pendamping Ganjar Pranowo/RMOL

Politik

Upayakan Sandiaga Cawapres, PPP Tetap Terima Apapun Putusan Koalisi

SELASA, 19 SEPTEMBER 2023 | 13:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tetap mengupayakan Ketua Bappilu DPP PPP, Sandiaga Salahuddin Uno, bisa menjadi bakal calon wakil presiden pendamping bakal calon presiden Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024.

Kalaupun akhirnya gagal, PPP tetap menerima apapun yang bakal menjadi keputusan poros kerja sama politik pengusung Ganjar Pranowo, dalam hal ini PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo.

“Bahwa PPP mengusulkan Bang Sandi. Nanti ada pembahasan, pengambilan keputusan, pada saatnya nanti terkait dengan siapa cawapres Pak Ganjar tentu PPP akan mengikuti tahapan itu,” kata Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP, Arwani Thomafi, kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/9).


PPP, ditegaskan Arwani, akan memperkuat bangunan kerja sama parpol pengusung Ganjar Pranowo di Pemilu 2024.

“Akan lebih solid, lebih kuat lagi, dan pada akhirnya bisa menatap kemenangan Pak Ganjar sebagai presiden 2024,” imbuhnya.

Saat disinggung apakah PPP bakal legowo jika nantinya Menko Polhukam Mahfud MD yang dipilih sebagai bakal cawapres Ganjar Pranowo, Arwani kembali menegaskan bahwa pihaknya akan menerima apapun yang menjadi keputusan koalisi.

“Kami akan bersama menyukseskan apapun keputusan dari partai yang tergabung dalam koalisi atau kerja sama politik pengusung Ganjar,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya